Skip to main content
bunga kpr turun Peminat KPR Meningkat

Bunga KPR Turun, Peminat KPR Meningkat

Bunga KPR Turun • Penurunan suku bunga KPR ternyata mempengaruhi pola pembiayaan properti. Banyak pembeli yang sebelumnya mencicil secara in-house kepada pengembang, sekarang lebih memilih untuk menggunakan KPR.

Menurut Direktur PT Ciputra Development Tbk Edy Mulyono, dalam dua tahun terakhir, sekitar 70 persen pembeli properti memilih menggunakan mekanisme in-house.

Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, Edy Mulyono yang merupakan Direktur PT Ciputra Decelopment Tbk menyatakan bahwa sebanyak 70% masyarakat memilih membeli properti dengan mencicil langsung kepada pengembang. 20% Diantaranya menggunakan KPR dan sisa 10% nya membayar secara tunai.

Namun saat ini nilai presentase nya terbalik. Sekitar 70% memakai KPR, 20% mencicil langsung kepada pengembang dan 10% nya membayar secara tunai.

Yang saat ini membuat masyarakat lebih memilih menggunakan KPR adalah Bunga KPR Turun, suku bunga KPR yang rendah dibawah 10%, suku bunga tetap selama 3 tagun pertama. Juga jangka waktu pinjaman yang fleksibel membuat pembeli properti lebih leluasa dalam mengatur rencana keuangan.

Dengan kelebihan tersebut, akhirnya banyak konsumen yang tadinya mencicil langsung ke pengembang mengalihkannya ke KPR.

Menurut Dayu Irawati, Marketing Manager The Taman Dayu Irawati “Fasilitas in-house yang kami berikan maksimal 36 bulan. Kalau tahun kedua beralih ke KPR, jangka waktu cicilan bisa lebih panjang. Sekitar 10% dari konsumennya telah memindahkan pinjamannya dari pengembang dan beralih ke KPR Bank.

 

Baca Juga:

  • cara mengajukan penurunan suku bunga kpr
  • contoh surat permohonan penurunan suku bunga bank
  • permohonan penurunan suku bunga kpr btn
  • apakah suku bunga kpr bisa turun
  • penurunan suku bunga kpr btn 2016
  • bunga kpr btn oktober 2016
  • suku bunga kpr btn oktober 2016
  • pengajuan penurunan suku bunga kpr

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *