KPR Untuk Wiraswasta

By: opik0740 comments

KPR Untuk Wiraswasta • Tips, Syarat & Cara Pengajuan KPR Untuk Pengusaha, Wirausaha • Wiraswasta agar bisa mengajukan Kredit Rumah (KPR)

Begini Cara Pengajuan KPR yang Benar untuk Wiraswasta

Dalam hal pengajuan KPR ke Bank, umumnya target Bank adalah para karyawan yang bekerja di sektor pemerintah maupun swasta, yang memiliki penghasilan tetap setiap bulanya. Pihak Bank sebagai pemberi dana akan melihat ini dari persyaratan yang mereka ajukan, yaitu slip gaji dan rekening tabungan mereka. Para karyawan cenderung akan menyimpan sebagian uang gaji mereka di Bank sebagai tabungan, sehingga ketika mengajukan syarat KPR, mereka tidak terlalu mengalami kesulitan.

Sebaliknya, bagaimana dengan para Wiraswasta yang memiliki penghasilan stabil, bahkan lebih besar dari karyawan, dan ingin membeli rumah secara KPR ke Bank? Tentu saja, Bank juga menjadikan para wirausaha sebagai target KPR mereka, asalkan para wirausaha yang umumnya menjalankan bisnis ini, memenuhi persyaratan lengkap untuk mengajukan KPR, baik ke Bank Konvensional maupun ke Bank Syariah.

KPR Untuk Wiraswasta, Ini syaratnya

Sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai mekanisme pengajuan KPR ke Bank untuk Wiraswasta, berikut adalah syarat yang harus dipenuhi oleh para Wiraswsta yang ingin mengajukan KPR kepemilikan hunian berbagai jenis :

  • Mengisi Formulir Permohonan KPR di Bank terkait
  • Sudah menjalankan Usaha minimal 2 Tahun
  • Fotokopi Identitas
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Akte Nikah dan NPWP
  • Menyerahkan Bukti Legalitas Usaha (SIUP, TDP, Akta Pendirian untuk CV atau PT)
  • Laporan Keuangan Usaha, Neraca, Laba Rugi
  • Fotokopi Sertifikat Rumah yang akan dibeli
  • Rekening Tabungan 6 Bulan terakhir
  • Fotokopi PBB dan IMB Rumah yang hendak dibeli

Anda yang seorang Wirswasta pemilik Bisnis atau perdagangan, yang mungkin berminat untuk mengajukan KPR ke Bank, baik Bank Konvensional maupun Bank Syariah, sebaiknya melihat beberapa persyaratan di atas terlebih dulu sebelum mulai mengajukan KPR. teliti lagi, apakah ada salah satu syarat yang belum bisa anda penuhi? Atau malah beberapa syarat memang belum bisa dipenuhi? Jika begitu, sebaiknya anda mengurungkan niat untuk mengajukan KPR terlebih dulu, dan mulai melengkapi persyaratan di atas.

 

Contoh Kasus Pengajuan KPR untuk Wiraswasta

Agar anda bisa lebih mengerti mengenai cara pengajuan KPR untuk Wiraswasta, sebaiknya anda menyimak contoh kasus berikut ini :

Kasus:

Pak Soepomo adalah seorang wiraswasta yang rutinitasnya adalah berdagang di sebuah area besar di kota Bandung. Usaha yang digeluti bergerak di Bidang makanan (kuliner). Karena usahanya cukup laris manis, tentu saja keuntungan yang didapatkan juga maksimal. Namun, karena kesalahanya dalam mengatur keuangan, Pak Soepomo menjalani hidup yang cukup boros dan jarang menabung di Bank. Pak Soepomo juga belum bisa membeli rumah secara cash padahal, sebelumnya  ia memiliki cukup uang untuk bisa membeli rumah.

Saat ini, ia terpikir untuk bisa memiliki rumah, dan memilih dengan cara KPR ke Bank.

Setelah melihat beberapa Persyaratan KPR untuk Wiraswasta, seperti yang telah dipaparkan di atas, ternyata ada dua persyaratan yang belum bisa Pak Soepomo penuhi, yaitu laporan keuangan usaha selama 1 tahun dan tabungan di Bank. menilai Hal ini, tentu saja Pihak Bank akan menolak pengajuan KPR yang dilakukan Pak Soepomo, karena beliau belum bisa memenuhi semua persyaratan KPR ke Bank tersebut.

Laporan Keuangan Usaha Sebagai Salah Satu Syarat Pengajuan KPR Untuk Wiraswasta

Melihat Kasus Pak Soepomo di atas, ternyata pengajuan KPR beliau ditolak karena belum bisa membuat laporan keuangan usahanya, untuk melengkapi persyaratan pengajuan KPR ke Bank terkait. Selain itu, beliau juga tidak memiliki rekening tabungan di Bank tersebut dan jarang menabung. Pak Soepomo sebaiknya tidak putus harapan, karena masih ada kesempatan untuk bisa mengajukan KPR lagi, dengan catatan syarat yang kurang ini harus segera dipenuhi.

Sebagai seorang Wiraswasta, anda juga perlu memperhatikan soal laporan keuangan atas usaha yang sedang anda jalankan. Laporan keuangan tersebut bisa ditulis tangan oleh anda sendiri, ataupun anda menggunakan jasa akuntan untuk membuatkan laporan keuangan dari usaha anda. Pihak Bank biasanya memerlukan Laporan Keuangan ini, untuk memperkirakan berapa pemasukan dan pengeluaran anda setiap bulanya, dan apakah anda dapat memenuhi cicilan KPR sesuai dengan harga properti yang anda pilih.

Setelah laporan keuangan dibuat, jangan lupa juga untuk mulai menabung di Bank terkait, atau Bank mana saja yang sesuai keinginan anda. Hal ini dilakukan untuk memenuhi syarat lainya dalam pengajuan KPR yaitu memiliki rekening tabungan. Jika sebelumnya anda jarang menabung, karena biasanya penghasilan Wiraswasta juga tidak tentu, cobalah untuk bisa menabung secara teratur agar syarat KPR ini bisa dipenuhi.

Cara Pengajuan KPR yang Benar Untuk Wiraswasta

Jika telah melengkapi syarat yang kurang tersebut, anda bisa mulai mengajukan KPR ke Bank pilihan anda, dengan terlebih dulu membicarakanya dengan pihak Marketing KPR dari Bank terkait. Sesuai prosedur yang berlaku, pihak Bank akan mulai menilai persyaratan KPR anda, khususnya menilai Laporan keuangan dan rekening tabungan yang anda miliki. Laporan keuangan juga akan dilihat lewat nota pembayaran serta pembukuan.

Proses penilaian yang dilakukan Pihak Bank terhadap nasabah KPR Wiraswasta, sebenarnya tidak berbeda dengan nasabah KPR Pegawai. Pihak Bank akan menilai persyaratan umum dari nasabah Wiraswasta ini seperti Identitas, Kartu Keluarga, NPWP dan lain sebagainya. Setelah itu, proses selanjutnya adalah Bank melakukan Verifikasi dari fotokopi buku rekening koran nasabah Wiraswasta. Mereka akan menilai keuangan dan kesanggupan anda untuk membayar cicilan KPR yang diinginkan.

Setelah Bank menilai beberapa syarat tadi, dan memperhitungkan kelayakan anda untuk bisa mengambil KPR, saatnya  pihak Bank akan melakukan Survey berdasarkan data yang sudah didapatkan ke lokasi usaha anda, serta melakukan beberapa wawancara untuk memastikan semuanya.

Setelah proses Survey dan wawancara selesai, saatnya pihak Bank untuk menentukan, apakah pengajuan KPR ini akan diterima atau malah ditolak oleh pihak Bank. yang pasti pihak Bank akan menilai langsung dari Laporan Keuangan usaha serta rekening tabungan tadi. Pastikan, anda tidak sedang dalam  kredit macet, atau masuk ke dalam daftar hitam BI, karena akan sangat sulit memperoleh KPR tersebut.

Tips Agar Pengajuan KPR Wiraswasta diterima Oleh Bank

Pihak Bank akan menilai secara rinci pengajuan KPR yang diajukan oleh nasabah Wiraswasta. Jika dalam hal ini, ternyata anda kurang memenuhi syarat, pihak Bank akan menyarankan nasabah untuk membayar uang muka secara maksimal di awal, sehingga cicilan yang harus dibayarkan nanti bisa lebih ringan. Saat mengajukan KPR ke Bank, sebaiknya perhatikan Tips berikut ini :

  • Tunjukan Bahwa sebagai Wiraswasta, anda layak dan mampu untuk membayar cicilan KPR yang telah ditetapkan
  • Coba Untuk membuat Slip Gaji Wiraswasta, jika memungkinkan, agar pihak Bank bisa lebih yakin dalam memperhitungkan berapa penghasilan anda dari menjalankan usaha
  • Buatlah catatan Pendapatan dan pengeluaran yang lebih rinci dan jelas alur Cashflow nya, sehingga Bank bisa lebih yakin terhadap pengajuan KPR anda.

Anda Wiraswsta yang sudah siap dengan semua persyaratan untuk pengajuan KPR? Ajukan KPR anda secara online lewat Kreditkpr untuk pengajuan KPR yang lebih mudah, cepat dan tanpa ribet.

Baca juga

  • contoh laporan keuangan untuk pengajuan kpr
  • contoh laporan keuangan sederhana untuk pengajuan kpr
  • contoh laporan keuangan untuk syarat kpr
  • syarat kpr disetujui bank
  • syarat kpr btn untuk wiraswasta
  • contoh laporan keuangan untuk pengajuan kredit
  • contoh laporan keuangan wiraswasta
  • cara membuat laporan keuangan untuk pengajuan kredit bank

Related post

Leave A Comment