Skip to main content
take over top up uob

Take Over Top Up UOB. Proses Cepat Hanya BI Checking

Take Over Top Up UOB • Jika biasanya proses Take Over Top Up KPR harus melewati Analis dan proses yang panjang, maka dengan program khusus yang ditawarkan Bank UOB ini, Anda bisa mengajukan Take Over Top Up dengan lebih cepat. Proses hanya BI Chrcking dan tanpa melewati proses Analis.

Kabar baik bagi Anda yang saat ini sedang mencicil KPR. Bank UOB memberikan dana tambahan bagi Anda yang memindahkan KPR nya ke Bank UOB.

Melalui proses Pemindahan KPR ke Bank UOB (biasanya disebut KPR Take Over) Anda bisa mendapatkan dana tambahan sampai dengan 10% dari nilai plafond awal.

Untuk program spesial Take Over Top Up ini, Bank UOB memberikan tiga skema pembiayaan yaitu:

1. Take Over KPR + Top Up (1 Fasilitas)

Nilai yang bisa Anda dapatkan dari skema pertama ini adalah:

Sisa Outstanding + Top Up (maksimal 10% dari nilai pinjaman awal)

 

2. Take Over KPR + Top Up KMG (2 Fasilitas)

Sisa Outstanding + Top Up (lebih dari 10% dari nilai pinjaman awal)

 

3. Take Over KMG + Top Up KMG (1 Fasilitas)

Sisa Outstanding + Top Up

 

Anda bisa memilih salah satu dari tiga produk Take Over Top Up UOB yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

selengkapnya: Apa itu KPR Take Over?

 

Proses Mudah & Cepat

Jika pada proses Take Over Top Up reguler, biasanya harus melewati analis dan proses yang panjang, maka proses Take Over Top Up di Bank UOB bisa di proses tanpa melewati analis. Dengan tanpa adanya proses analis, maka pengajuan take over top up bisa selesai lebih cepat.

Karena tidak melewati proses analis Bank, proses penilaian Take Over Top Up ini didasarkan pada hasil BI Checking.

 

Persyaratan

Karena proses penilaian tanpa melewati analis dan hanya didasarkan pada hasil BI Checking, syarat utama agar bisa Take Over Top Up UOB ini Anda harus memiliki histori pembayaran KPR yang bagus.

Pastikan tiap bulan Anda membayar cicilan tepat waktu dan tidak melewati tanggal jatuh tempo. Dan yang paling penting, pastikan tidak ada cicilan KPR yang menunggak atau belum di bayar.

Cicilan KPR yang masih menunggak dan pembayaran KPR tidak tepat waktu akan membuat buruk catatan / histori Anda pada sistem debitur Bank Indonesia (SDI). Buruknya history BI checking membuat pengajuan Take Over Top Up UOB anda akan ditolak.

Selain

 

Simulasi Take Over Top Up

Untuk keperluan simulasi, misalnya dibawah ini adalah kondisi KPR Anda saat ini:

 

Nilai Pinjaman Awal 2 Miliar
Sisa Outstanding 1 Miliar

 

Jika mengajukan skema pertama (Take Over KPR + Top Up) maka nilai Take Ovee To up yang akan anda dapatkan adalah sebesar Rp. 1,2 Miliar.

Jika mengajukan skema kedua (Take Over KPR + Top Up KMG), Anda bisa mendapatkan nilai Top Up lebih dari Rp. 1,2 Miliar.

Unruk skemea ke tiga (Take Over KMG + Top Up KMG), nilai Top Up KMG yang bisa didapatkan tergantung kepada penilaian Bank.

Tertarik mengajukan Take Over KPR di Bank UOB? Ajukan Online Sekarang. Mudah & Gak Ribet

Hubungi Marketing

Sarah
087777 397418

Ajukan Sekarang

Untuk mempercepat proses pengajuan, Mohon isi semua data dibawah dengan benar



Memiliki Tunggakan kredit / Masalah BI Checking?
TidakYa

KPR Take Over Mandiri

KPR Take Over Mandiri

KPR Take Over Mandiri adalah salah satu fasilitas KPR dari Bank Mandiri. Dimana dengan fasilitas ini, Anda bisa memindahkan KPR Rumah (atau apartemen & properti lainnya) ke Bank Mandiri

KPR Take Over Mandiri, apakah itu?

secara sederhana, KPR Take over mandiri adalah memindahkan cicilan KPR rumah yang selama ini telah berjalan ke Bank Mandiri. Jadi, jika saat ini rumah Anda di biayai dengan KPR melalui Bank A, dengan fasilitas ini Anda bisa memindahkan KPR nya ke Bank Mandiri!

tujuan utama KPR Take over Mandiri adalah dana tambahan! Dengan memindahkan KPR anda ke Bank Mandiri, Anda akan mendapatkan dana tambahan yang bisa anda gunakan untuk keperluan renovasi rumah, pendidikan atau kebuuhan-kebutuhan lainnya.

 

Syarat KPR Take Over Mandiri

Program KPR take over Mandiri ini bisa dimanfaatkan oleh karyawan atau professional dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  1. Memiliki angsuran Kredit KPR / KPA atau kredit properti lain yang sejenis di Bank Lain.
  2. Kredit KPR tersebt diatas telah berjalan minimal selama satu tahun cicilan.
  3. Status pembayaran kredit pada persyaratan no. 1 harus berstatus lancar selama 6 bulan terakhir. Tidak ada tunggakan atau pembayaran yang jatuh tempo atau telat.
  4. Memiliki gaji minimal Rp. 3 juta untuk yang berdomisili di luar Jabodetabek dan gaji minimal Rp. 3,5 juta bagi yang berdomisili di Jabidetabek.

KPR Take over Mandiri, Apa kelebihannya?

Selain mendapatkan dana tambahan, kelebihan lain dari KPR Take Over Mandiri adalah suku bunga yang ditawarkan sangat kompetitif dengan batas kredit yang bisa di berikan kepada nasabah mencapai Rp. 5 milyar.

Jangka waktu KPR Take over mandiri sangat fleksibel dan bisa samoai dengan jangka waktu 15 tahun. Dengan diskon tambahan sebesar 50% untuk biaya provisi dan biaya administrasi.

Persyaratan Dokumen

Sebelum mengajukan KPR take over ke Bank Mandiri, ada beberapa kelengkapan dokumen yang harus dipersiapkan, agar Proses KPR Take Over berjalan lancar dan cepat.

Dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan antara lain:

  1. Persyaratan dokumen seperti pengajuan KPR reguler, bisa dibaca disini : Dokumen Persyaratan KPR.
  2. Foto Copy surat perjanjian kredit dari bank sebelumnya
  3. Foto Copy rekening pinjaman dari bank sebelumnya
  4. mencetak sisa pinjaman kredit atau outstanding KPR dari bank sebelumnya.

tertarik untuk mengajukan KPR Take Over? sebelum itu, sebaiknya Anda membaca referensi artikel berikut agar Anda benar-benar mengerti prosedur serta bank manakah yang memberikan fasilitas KPR Take Over terbaik:

 

Pencarian Terkait

  • take over pinjaman
  • take over kredit rumah
  • take over bank bri
  • take over kpr mandiri syariah
  • take over kpr mandiri 2016
  • take over pinjaman jaminan sertifikat
  • take over kredit bank syariah
  • take over kredit usaha
pengalaman take over kpr untung 200 juta

Pengalaman Take Over KPR. Bikin Hemat 200 Juta!

Pengalaman Take Over KPR. Take Over KPR Bisa membuat Anda hemat sampai 200 juta! Seperti pengalaman yang Bapak Perdanawan P. Pane di laman linkedin nya, Beliau membagikan pengalaman take over dan keuntungan apa saja yang didapatkan setelah mengajukan Take Over KPR.

Mengajukan kredit di bank apalagi untuk Membeli Rumah KPR, buat beberapa orang dapat menimbulkan ketakutan tersendiri. Rasa takut pada prosesnya, juga rasa takut pada konsekuensinya di kemudian hari. Sejatinya, itulah rasa takut terikat hutang jangka panjang.

Ajukan Sekarang

Untuk mempercepat proses pengajuan, Mohon isi semua data dibawah dengan benar



Memiliki Tunggakan kredit / Masalah BI Checking?
TidakYa

Namun bagaimanapun, di zaman ini, dimana orang pada umumnya terkendala membeli rumah secara tunai, seperti saya pernah singgung di artikel sebelumnya, Membeli Rumah KPR, disebutkan KPR adalah salah satu solusi memiliki hunian idaman.

Bagaimanapun lebih baik Anda hadapi prosesnya selama Riwayat Kredit Anda baik dan tentu Anda memilih berusaha keras dapat rumah pribadi daripada menumpang atau mengontrak terus, benar?!

Tulisan kali ini dapat dipergunakan pada saat Anda pertama kali mengajukan KPR atau pada saat Anda mengajukan proses Take Over KPR.

Hindari pasif dalam menjalani proses pengajuan KPR. Semakin banyak Anda bertanya semakin baik. Hal ini menghindari Anda terjebak tidak bisa melakukan strategi, misal:pelunasan dipercepat.

Karena Anda adalah nasabah dan Anda berhak tahu apa yang menjadi hak dan kewajiban seorang nasabah, apa saja yang dapat dicari tahu lebih dalam dalam proses pengajuan KPR?

1. Pilih Bank.

Dapatkan bank yang memberikan program KPR bersaing dan terbaik. Bunga rendah dan tenor tetap yang panjang merupakan idaman kita semua, misal: Bunga 8%, Fixed 5 Tahun, TOP pada saat tulisan ini tayang.

2. Pilih sistem pembiayaan.

Bunga efektif (Floating), bunga tetap (Fixed) atau Margin Rate Sharia. Kenali, pelajari, pahami.

3. Tentukan tenor.

Makin pendek tenor, makin besar yang Anda cicil dan biasanya menjadi cepat lunas, begitu pun sebaliknya. Tenor panjang dapat digunakan sebagai siasat memperkecil jumlah cicilan Anda, namun pahami untung-ruginya.

4. Pinalti Pelunasan Dipercepat.

Punya rezeki lebih saat mencicil rumah, gunakan untuk top-up/mengurangi pokok hutang ataupun melunasi keseluruhan hutang. Tanyakan berapa pinalti-nya termasuk syarat dan kondisinya, jika ada.

5. Ketahui Biaya-Biaya KPR.

Biaya appraisal, provisi, admin, BPHTB, pajak jual-beli, notaris, IMB, asuransi jiwa, dlsb.

6. Syarat lama bekerja jika karyawan.

Umumnya disyaratkan minimal 3 bulan kerja dan merupakan karyawan tetap. Surat rekomendasi perusahaan dibutuhkan. Jika Anda pengusaha, tanyakan kepada mereka mengenai hal ini.

7. Syarat dokumen aplikasi KPR.

KTP, KK, Akte Nikah/Cerai, Surat Penghasilan, Surat Keterang Kerja, dlsb.

Pembahasan nomer 1 sampai dengan 4 berhasil membuat saya lolos dari “jeratan” tenor KPR 20 tahun. Semua diawali dari bertanya-tanya sana-sini dan ini-itu. Terdengar cerewet, tapi dari tenor 20 tahun menjadi hanya 8 tahun, bukan’kah sebuah prestasi tersendiri, setidaknya bagi saya dan keluarga?!

Pengalaman Take Over KPR

Sedikit cerita dari saya, moga dapat membantu proses Take Over KPR Anda.

Di 2011 pertama kali mengambil KPR mendapat tenor 20 tahun dari Bank A, promo Bunga Tetap satu tahun pertama. Lamanya tenor 20 tahun ini dikarenakan keterbatasan rentang DBR saya pada waktu itu.

Itu pun mendapat bank A setelah ditolak 7 bank lain sebelumnya. Tragis.

Setahun berjalan “surat cinta” datang dari Bank A. Suku bunga promo flat tahun pertama selesai, naik hampir 5%. Tercekik.

Permohonan peninjauan penurunan suku Bunga Efektif, diterima dan disetujui, turun 0,75%. Podo wae.

“Sumpah serapah” dan janji untuk melunasi (melunasi hutang dari Bank A) saya kebut dan bisikan dalam do’a.

Segera saya mencari peluang ambil alih (Take Over KPR). Dapat di Bank B dan memulai proses. Baru memulai dinyatakan belum cukup (lagi) secara DBR. Pasrah.

Sekitar lima bulan berlalu penawaran Take Over KPR dari Bank B datang meyambung proses yang gagal tempo lalu. Lebih bersaing penawaran kali itu. Klop.

Proses cukup lama sekitar 5 bulan menyesuaikan segalanya. Berhasil kali ini. Syukur Alhamdulillah.

Tepat berjalan 24 bulan KPR di Bank A, kredit Take Over KPR saya di Bank B siap guna. Proses berjalan lancar. Mengajukan pelunasan dipercepat ke Bank A, bayar sisa hutang plus pinalti, tarik dokumen, serahkan ke Bank B. Dilanjut proses akad KPR di Bank B dan semua beres. Do’a terjawab, Alhamdulillah.

Artinya, KPR di Bank A aslinya 20 tahun baru jalan 2 tahun, di Take Over. Dari sisa 18 tahun bisa diperpendek sampai dengan hanya sisa 8 tahun.

Promo Take Over ke Bank B adalah: 8%-an, Fixed 5 Tahun. Saya menaikan jumlah cicilan bulanan sehingga bisa mempersingkat tenor kredit secara signifikan. Sukses, senang dan bahagia. Saat tulisan ini tayang, sudah jalan 1 tahun. Sisa 7 tahun lagi. Seru.

Suku bunga KPR waktu itu (2013) sampai dengan saat ini (2014) adalah sekitar 11% – 15% diluar sana. Saya benar – benar menggunakan momentum untuk bisa pindah KPR.

Mau tahu saya saving berapa dari proses ini? Dengan melakukan Take Over KPR ke bank B, saya hemat hampir Rp. 200 juta secara long term. Tetap di bank A selama 20 tahun mengakibatkan saya rugi membayar bunga terlalu besar dan lama.

Beberapa rekan dan teman yang saya tawari penawaran Take Over yang sama pada waktu itu, tidak merespon dengan cepat. Suku bunga naik lagi sejak saat itu sampai hari ini. Kayaknya tercekik dikit.

Itulah cerita singkat yang semoga dapat menginspirasi Anda untuk menggunakan segala peluang mendapatkan hunian idaman atau memindahkan hutang dengan tawaran kompetitif.

Pada awalnya, jangan takut tenor panjang, selalu ada peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mensiasati dikemudian hari. Semua agar tak menyesal karena terlalu lama menumpang/mengontrak.

Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar agar berguna bagi orang lain dan atau share artikel ini ke social media Anda…

kpr online

KPR Online

KPR Online • Belanja online, ojek online. Karena kemudahannya, di era teknologi digital yang serba online ini banyak hal yang tidak lagi dikerjakan secara manual. Bahkan pengajuan KPR yang dulu harus diajukan secara manual, saat ini sudah bisa diajukan secara online.

Saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi bisa mempermudah berbagai pekerjaan yang harus dilakukan oleh manusia. Sebut saja beragam aplikasi yang bisa memudahkan pekerjaan manusia, seperti Go-Jek, Airbnb, Uber, dan masih banyak lainnya. Aplikasi seperti Go-Jek membantu penggunanya untuk menemukan solusi akan transportasi. Sekarang tidak perlu repot-repot mencari ojek lagi karena dengan adanya aplikasi Go-Jek, kita sudah bisa menemukan ojek dengan mudah hanya dalam sebuah smartphone. Intinya, aplikasi-aplikasi seperti itu lah yang dapat memberikan kemudahan kepada manusia hanya dengan memakai smartphone maupun laptop. Di era teknologi digital yang serba online seperti ini, banyak hal yang tidak lagi harus dikerjakan secara manual.

Tidak hanya memesan transportasi maupun makanan saja yang semakin mudah, namun kini pengajuan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) juga dapat dilakukan secara online. KPR merupakan sebuah produk pembiayaan kredit dari bank maupun perusahaan pembiayaan yang berasal dari lembaga sekunder, untuk keperluan pembelian tempat tinggal (rumah, ruko, rukan, atau apartemen) yang dijual oleh pengembang atau non-pengembang, dengan skema pembiayaan sampai dengan 90% dari harga properti tersebut.

Anda bisa mengajuan KPR Online melalui website bank yang bersangkutan secara langsung, atau bisa juga melalui website KPR Online KreditKpr.com. Nasabah tidak perlu lagi datang ke bank hanya untuk mendaftar maupun membayar. Melalui kreditkpr.com, mengajuan kredit kepemilikan rumah (KPR), kredit kepemilikan apartemen (KPA), take over KPR, over kredit dan kredit multi guna tidak perlu lagi datang ke Bank.

 

Kelebihan KPR Online

Lalu apa saja kelebihan dari KPR Online ini? Dengan mengajukan KPR secara online, Anda bisa mendapatkan beberapa kelebihan dibandingkan dengan KPR Offline, seperti tidak perlu macet-macetan, pengajuan dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, pengajuan dapat menggunakan smartphone dan laptop, lebih informatif, pilihan bank lebih banyak, langsung membandingkan produk KPR dari berbagai bank, dapat membandingkan langsung bank mana yang lebih murah, proses lebih mudah dan relatif lebih cepat, bisa langsung membandingkan bunga KPR terendah, hingga memiliki kalkulator KPR dan estimasi cicilan.

  • Tidak perlu macet-macetan
  • pengajuan bisa dilakukan kapan saja
  • pengajuan KPR bisa menggunakan smartphone
  • Langsung membandingkan produk KPR dari berbagai Bank
  • Langsung membandingkan bunga KPR terendah
  • Kalkulator KPR & estimasi cicilan

 

Dokumen KPR Online

Untuk mengajuan KPR Online, Anda perlu mempersiapkan beberapa persyaratan dokumen seperti fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, Fotokopi NPWP Pribadi atau NPWP Perusahaan untuk wiraswasta, rekening tabungan 3 bulan terakhir, slip gaji, dan surat keterangan kerja. Seluruh dokumen yang diminta hampir sama dengan dokumen KPR regular.

  • Foto Copy KTP
  • Foto Copy Kartu Keluarga
  • Foto Copy NPWP Pribadu atau NPWP Perusahaan untuk wiraswasta
  • Rekening tabungan 3 bulan terakhir.
  • Slip Gaji
  • Surat Keterangan Kerja

 

Cara Mengajukan KPR Online

Cara mudah mengajukan KPR Online, yang harus Anda lakukan hanyalah mengisi formulir KPR online dibawah ini. Dalam waktu 1×24 jam, staff konsultan marketing kami akan menghubungi Anda.

Ajukan Sekarang

Untuk mempercepat proses pengajuan, Mohon isi semua data dibawah dengan benar



Memiliki Tunggakan kredit / Masalah BI Checking?
TidakYa


Namun sebelum itu, sebaiknya Anda mempelajari produk-produk KPR apa saja yang ditawarkan oleh berbagai Bank. Carilah produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan memberikan penawaran menarik.

Pertimbangkan juga suku bunga fixed, promo KPR. Kedua hal tersebut akan mempengaruhi besar cicilan rumah Anda. Memilih bank yang tepat, akan membuat Anda menghemat jutaan rupiah.

Kecepatan proses KPR adalah hal lain yang juga harus dipertimbangkan. Beberapa bank memberikan pelayanan yang lebih cepat dan staff marketing yang lebih komunikatif dan responsif dibandingkan yang lain.

 

Penyedia Layanan KPR Online

Ada beberapa bank yang memberikan fasilitas pengajuan KPR secara online, seperti BTN Properti, Panin, BNI, HSBC, Mega Griya, Griya Monas, dan masih banyak lainnya.

BTN menawarkan program 3 in 1 dalam pengajuan KPR Online, yaitu pilih property, Apply KPR, dan Approval. Cara pengajuan KPR secara online melalui BTN cukup mudah dilakukan. Pertama, registrasi di www.btnproperti.co.id, mengisi data-data yang tersedia pada situs, verifikasi data registrasi melalui email, login ke www.btnproperti.co.id, memilih kriteria rumah yang diinginkan, melakukan pengajuan KPR yang disertai dengan scan KTP dan slip gaji, dan tunggu approval dari Bank BTN.

Sedangkan Panin Bank menawarkan suku bank yang rendah dengan biaya ringan. Prosesnya bisa selesai hanya dalam waktu 3 hari kerja saja. Dalam waktu tersebut, Anda sudah bisa mendapatkan persetujuan untuk memulai kredit rumah impian yang Anda inginkan. Panin Bank memiliki produk Multi KPR yang bisa digunakan untuk pembelian rumah, ruko/rukan, kavling, apartemen, villa, konstruksi, hingga refinancing.

Beberapa website penyedia jasa KPR Online juga dapat membantu Anda, seperti CekAja.com, Cermati.com, KreditKPR.com, DuitPintar.com, dan masih banyak lainnya. Melalui website KreditKpr.com, Anda bisa mendapatkan informasi KPR dari puluhan bank yang ada di Indonesia. Tak hanya itu saja, Anda juga bisa membandingkan KPR dengan bunga murah hanya dalam 1 website saja, kemudian mengajukannya secara online tanpa harus datang ke cabang. KreditKpr.com akan membantu mempermudah proses pengajuan permohonan kredit dan simulasinya dari berbagai bank di Indonesia.

Cermati.com juga memiliki misi yang sama dengan CekAja.com. Melalui Cermati.com, Anda bisa terbantu untuk memilih mana KPR Online yang terbaik bagi Anda. Proses pendaftarannya pun bisa dibantu. Selain itu, website Cermati.com juga dilengkapi dengan tips dan trik finansial yang bisa menjadi panduan sebelum Anda memutuskan ingin mengajukan KPR secara online.

Sebelum memutuskan ingin mengajukan KPR Online, sebaiknya Anda telah mempelajari produk-produk KPR apa saja yang ditawarkan oleh beberapa bank. Kemudian carilah produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dengan cara membandingkan. Namun pertimbangkan juga suku bunga fixed dan promo KPR karena keduanya akanb memengaruhi besar cicilan rumah yang Anda beli. Selain itu, sebelum memilih KPR sebaiknya Anda memerhatikan beberapa hal, seperti besarnya plafon kredit, perhitungan suku bunga, masa pinjaman KPR, coverage, lama proses pengajuan, biaya pinalti pelunasan KPR, biaya administrasi KPR, hingga adanya fitur tambahan. Bagaimana, sudah siap untuk mengajukan KPR Online?

simulasi kredit apartemen

Simulasi Kredit Apartemen

Simulasi Kredit Apartemen • Berminat Miliki Apartemen Lewat KPA, Simak Simulasi Perhitunganya Dulu

Simulasi Kredit Apartemen

KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) saat ini menjadi solusi yang cukup cermat, untuk membantu anda dalam masalah pembiayaan untuk tempat tinggal berjenis Apartemen dan hunian vertikal lainya. Jika anda memilih KPA maka anda harus mengetahui bahwa setelah pengajuan ke pihak Bank terkait, anda memiliki kewajiban untuk melunasi angsuran KPA ditambah suku bunga yang diterapkan pihak Bank terkait.

Saat ini beberapa Bank ternama di Indonesia, banyak menawarkan fasilitas KPA seperti ini, karena cukup tingginya minat masyarakat terhadap kepemilikan Apartemen. Masyarakat yang hidup di zaman modern seperti saat ini, rupanya lebih menyukai tinggal di wilayah perkotaan dengan lokasi tempat tinggal yang strategis, dengan konsep tempat tinggal yang lebih minimalis. Apartemen memenuhi kebutuhan mereka.

Jika anda ingin mengajukan KPA ke pihak Bank, ada baiknya anda simak dulu simulasi perhitungan KPA yang ada di beberapa Bank berikut ini:

1. KPA Bank BTN

Bank BTN adalah salah satu Bank yang menjadi kepercayaan para nasabah, dalam hal pengajuan pinjaman kredit. BTN memiliki beberapa produk pembiayaan, dan salah satunya adalah KPA BTN. KPA BTN ini memberikan beberapa fasilitas kepada nasabahnya yang mengajukan KPA, seperti waktu tenor yang cukup lama, Pembiayaan maksimal 70% dari harga properti, dan waktu pencairan pinjaman yang cukup singkat, yaitu dalam 7 Hari. Adapun Simulasi Perhitunganya, Sebagai Berikut :

Katakanlah Asumsi nilai properti yang anda inginkan adalah Rp. 125 juta. Anda bisa memilih tenor waktu angsuran yang disediakan Bank BTN yaitu dari 5 hingga 20 Tahun, dengan asumsi bunga fixed 8.75%. Untuk bisa mengajukan pinjaman ini, setidaknya anda harus berpenghasilan Rp. 7 juta/bulan. Berikut simulasi Angsuranya :

 

5 TAHUN 7 TAHUN 10 TAHUN 15 TAHUN 20 TAHUN
Fixed 1 tahun
Rp. 2.128.600 Rp.1.641.900 Rp.1.284.300 Rp.1.018.700 Rp.896.700
Rp. 2.335.900 Rp.1.872.700 Rp.1.539.500 Rp.1.306.200 Rp.1.210.700
Fixed 2 Tahun
Rp.2.142.500 Rp.1.655.800 Rp.1.298.600 Rp.1.033.900 Rp.912.900
Rp.2.261.400 Rp.1.829.400 Rp.1.512.700 Rp.1.290.100 Rp.1.199.900
Fixed 3 Tahun
Rp.2.170.400 Rp.1.683.700 Rp.1.327.300 Rp.1.064.600 Rp.945.700
Rp.2.153.600 Rp.1.783.800 Rp.1.488.700 Rp.1.277.200 Rp.1.191.600

 

Hubungi Marketing

Sarah
087777 397418

Ajukan Sekarang

Untuk mempercepat proses pengajuan, Mohon isi semua data dibawah dengan benar



Memiliki Tunggakan kredit / Masalah BI Checking?
TidakYa

2. KPA Bank BCA Fix and Cap

Bank BCA juga menawarkan Produk KPA untuk anda, dengan beberapa keunggulan, diantaranya waktu tenor yang tersedia hingga 20 tahun, jika melakukan pelunasan lebih awal maka bebas biaya penalti, serta suku bunga yang kompetititf. Untuk bisa mengajukan pinjaman KPA ke Bank BCA, setidaknya anda memiliki penghasilan minimal perbulan Rp. 4 Juta. berikut perhitungan Simulasi KPA BCA dengan Asumsi harga properti Rp. 313.000.000, suku bunga Fixed 3 tahun sebesar 8.25% :

 

ANGSURAN 5 TAHUN 7 TAHUN 10 TAHUN 15 TAHUN 20 TAHUN
Fixed 3 Tahun
3 Tahun Pertama: Rp.5.107.221 Rp.3.934.049 Rp.3.071.222 Rp.2.429.231 Rp.2.133.572
Cicilan Berikutnya: Rp.5.381.567 Rp.4.342.343 Rp.3.609.545 Rp.3.115.116 Rp.2.927.119

Anda bisa membandingkan bahwa setiap bank memiliki aturan suku bunga tersendiri untuk setiap produk KPA yang ditawarkan, dan masing-masing memiliki keunggulan tersendiri. Anda tinggal menyesuaikan dengan budget yang dimiliki.selain angsuran setiap bulanya, perlu anda ketahui bahwa ada biaya lain yang juga harus anda perhitungkan ketika mengajukan KPA di Bank. biaya -biaya ini bisa berbeda di setiap Bank, berikut list biaya tersebut :

  • Biaya Appraisal / Biaya Survey
  • Biaya Provisi Bank
  • Biaya Asuransi selama kredit
  • Biaya Administratif
  • Biaya Pajak Penjual
  • Biaya BPTHB oleh Pembeli
  • Biaya Keterlambatan Pembayaran

Demikian beberapa perhitungan simulasi KPA dari Bank yang umumnya dipercaya nasabah untuk membantu pembiayaan kepemilikan Apartemen. Agar lebih mudah, anda juga bisa mengajukan KPA secara online di Kreditkpr dan dapatkan KPA terbaik sesuai budget anda, dengan proses mudah, cepat dan anti ribet.

kpr rumah second

KPR Rumah Second

KPR Rumah Second • Ini Dia Persyaratan Rumah Second Lewat KPR dan Langkah Pengajuanya

Tissa dan Rizal sudah 2 tahun menikah. Mereka memiliki rencana untuk membeli rumah secara KPR. memilih rumah dengan KPR dirasa meringankan mereka, sebab jika harus membeli rumah secara cash, tabungan mereka berdua belum cukup banyak. Mereka sedang sibuk mencari area perumahan yang menawarkan hunian minimalis baru di sekitar kota Bandung. Mereka juga akan memilih KPR di Bank yang lokasinya sama dengan letak perumahan tersebut.

Setelah sampai di lokasi perumahan, ternyata mereka sudah kehabisan waktu. Penawaran perumahan minimalis tersebut sudah ditutup dan sudah fullbooked. Mencari hunian baru yang sesuai keinginan ternyata tidak mudah juga. Terkadang jika tidak penuh, model hunian yang ada kurang cocok dengan selera tissa dan rizal. Mereka sempat membahas soal ini dengan rekan mereka yang bekerja di Bank. temanya menyarankan, “kenapa tidak mencoba membeli rumah second saja, bisa di KPR juga soalnya”.

KPR Rumah Second

Tissa dan Rizal berfikir mengenai saran temanya tersebut. Setelah berdiskusi, ternyata mereka menerima ide tersebut dan mencoba mencari rumah second atau rumah bekas. Akhirnya, tidak perlu waktu lama mereka mencari, mereka berhasil menemukan rumah second yang ternyata sesuai selera mereka. Setelah melakukan pengecekan, pasangan ini begitu menyukai model, wilayah dan juga spesifikasi dari rumah second tersebut.

Setelah benar-benar merasa cocok, rencananya Tisaa dan Rizal akan membeli rumah tersebut lewat KPR di Bank, dimana temanya bekerja. Setelah melihat lokasi rumah second tersebut, tissa menelepon sang teman dan kembali meyakinkan temanya, serta bertanya, apakah membeli rumah second benar bisa melalui KPR? Lalu temanya menjawab, tentu saja bisa dengan persyaratan yang berlaku. Tissa dan Rizal pun setuju untuk mengajukan KPR rumah second tersebut, secepatnya.

Langkah Demi Langkah Pengajuan KPR Rumah Second

Seperti kita ketahui, setiap pengajuan KPR ke pihak Bank, maka nasabah diwajibkan untuk menyiapkan beberapa persyaratan wajib terlebih dulu. Baik itu, KPR rumah baru atau rumah second, keduanya memiliki tahapan yang hampir sama. Hanya saja, pada KPR rumah second, ditambahkan beberapa syarat penting yang harus ada, yang umumnya tidak diminta saat pengajuan KPR rumah baru.

Berikut ini langkah yang harus dilalui Tissa dan Rizal, ketika mengajukan KPR rumah second tersebut :

1. Melakukan Deal dengan Pihak Penjual

Tissa dan Rizal harus melakukan kesepakatan terlebih dulu dengan pihak penjualnya. Setelah dirundingkan, pihak penjual rumah second tersebut ingin menjual rumahnya seharga Rp.600 Jutaan. Tisaa kemudian menelepon temanya kembali, dan sang teman menyarankan Tisaa untuk menawar habis-habisan harga rumah tersebut. Alasanya, karena jika melalui KPR, pihak Bank umumnya hanya akan membiayai hingga 80% saja.

Kemudian, tisaa dan rizal kembali menawar kepada si penjual rumah, hingga habislah penawaran tersebut, di angka Rp. 500 juta pas. Dengan harga seperti itu, pihak KPR Bank mungkin hanya akan membiayai sebesar Rp. 320 juta saja. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Pihak Bank akan menaksir harga rumah, dan umumnya harga rumah second adalah dibawah harga jual yang ditawarkan tersebut. Pihak bank akan melakukan appraisal.

2. Menemui Pihak Bank

Setelah melakukan deal dengan pihak penjual rumah second tersebut, saatnya memilih bank untuk proses kredit KPR rumah terkait. Karena sebelumnya, tisaa dan rizal memang memiliki teman yang bekerja di bank, maka mereka tidak sulit untuk menemukan KPR bank yang sesuai dengan keadaan keuangan mereka. Untuk pengajuan KPR rumah second maka pasangan ini wajib menyerahkan persyaratan umum kepada pihak bank terkait. Berikut persyaratanya :

  • Fotokopi Kartu Keluarga dan Identitas / KTP
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi Surat Nikah
  • Slip Gaji 3 bulan terakhir
  • Surat keterangan bekerja
  • Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir

Persyaratan KPR rumah second ternyata belum selesai sampai disitu. Karena rumah yang di KPR kan adalah rumah bekas atau second, maka persyaratan tambahan yang harus diberikan kepada pihak bank adalah :

  • Surat kesepakatan jual beli rumah yang diberi materai dan ditandatangani oleh penjual dan pembeli
  • Fotokopi Seritifikat
  • Fotokopi IMB (izin Mendirikan Bangunan)
  • Fotokopi PBB pembayaran tahun terakhir

3. Tahap Appraisal

Tahapan yang ketiga ini bisa dibilang tahap penentuan, apakah KPR yang diajukan bisa diterima atau malah ditolak. Umumnya pihak bank akan melakukan Appraisal untuk menaksir dan mengecek apakah nasabah yang bersangkutan bebas kredit macet. Kemudian, pihak bank juga akan melakukan survey terhadap rumah second yang sudah dipilih sebelumnya.

Tahap Appraisal ini hanya melibatkan pihak bank saja, sebagai pemberi pinjaman dana KPR. adapun nasabah yang bersangkutan tidak ikut serta. Nasabah akan dikenakan biaya appraisal sekitar Rp. 450 ribu. Biasanya biaya tersebut dikenakan setelah pengajuan KPR diterima. Namun, pihak bank yang dipilih Tissa dan Rizal ini, menetapkan ketentuan untuk membayar biaya ini dimuka.

Setelah pihak bank selesai melakukan survey dan menaksir harga rumah second yang dimaksud, beberapa hari kemudian, pihak bank akan menghubungi nasabah. Pihak marketing kpr bank yang dipilih tissa dan rizal menyebutkan bahwa harga taksiran mereka sebesar Rp. 400 juta. Karena pembiayaan bank untuk KPR rumah second hanya 80%, maka pihak bank akan mendanai sebesar 80% x 400 Juta = Rp. 320 juta.

Di tahap deal, tissa dan rizal sudah bersepakat untuk membeli rumah second tersebut seharga Rp. 500 juta. Itu berarti mereka harus membayar sebesar Rp. 180 juta kepada pihak penjual. Sisanya sebesar Rp. 320 juta, akan mereka lanjutkan pembayaranya ke pihak bank, lewat proses cicilan KPR. nasabah juga harus membayar uang muka KPR sebesar 10% dari kesepakatan KPR tersebut.

4. Penerbitan Surat Perjanjian Kredit

Setelah tahap appraisal selesai, pihak bank akan memberikan simulasi tentang pembayaran KPR yang akan menjadi kewajiban pihak nasabah nanti. Dalam simulasi tersebut, nasabah juga bisa mengetahui mengenai besar suku bunga KPR yang dipilih, pembayaran penalti jika akan dilunasi dalam waktu yang singkat, kemudian rincian biaya KPR yang umumnya berupa biaya provisi, biaya pajak, Asuransi dan lain sebagainya. Pihak nasabah juga akan diberitahu mengenai penunjukan notaris yang telah bekerja sama dengan bank terkait. Biasanya notaris juga bisa disesuaikan dengan keinginan nasabah.

Setelah penjelasan tersebut, maka pihak bank akan segera menerbitkan Surat Perjanjian Kredit (SPK). isi surat tersebut adalah seputar penjelasan simulasi KPR tadi, serta tenor waktu yang telah dipilih nasabah untuk cicilan KPR nanti. setelah surat terbit, maka pihak nasabah harus membaca surat SPK tersebut dengan teliti, setelah sesuai dengan kesepakatan sebelumnya, maka nasabah tinggal menandatangani akad kredit tersebut.

5. Akad Kredit dan Tanda Tangan Nasabah

Ini merupakan tahap akhir dari serangkaian proses pengajuan KPR untuk rumah second ke Bank. sebelum menandatangani SPK atau akad kredit tersebut, perlu diketahui bahwa ada dua jenis akad yang terjadi, yaitu akad jual beli (antara pembeli dan penjual) serta akad kredit (antara nasabah dan bank). Sebelum proses tanda tangan akad dilakukan, nasabah perlu menyelesaikan beberapa hal berikut :

  • Membayar lunas biaya notaris dan biaya uang muka KPR
  • Meminta jadwal akad kredit dengan bank dan notaris dengan lebih cepat
  • Menyerahkan dokumen persyaratan KPR (asli dan fotokopi) kepada pihak notaris
  • Notaris akan mengecek semua dokumen
  • Melakukan penandatanganan dua akad tadi, bersama pihak penjual dan pihak bank, di depan notaris yang terpilih.
  • Pasangan nasabah harus hadir
  • Seluruh pihak harus memperlihatkan KTP dan KK masing-masing yang asli
  • Pihak notaris akan membacakan hak dan kewajiban pihak- pihak terkait

Setelah proses akad tersebut selesai, pihak penjual rumah second tersebut, akan menerima uang penjualan rumah yang ditransfer oleh pihak bank. Setelah itu, pihak notaris akan melakukan proses balik nama sertifikat rumah menjadi atas nama nasabah (pembeli). Setelah itu, sertifikat, IMB dan PBB rumah second tersebut akan diserahkan ke pihak bank, sebagai jaminan KPR nasabah. Tisaa dan Rizal sudah memiliki kunci rumah tersebut, dan bisa segera menempati rumah tersebut, serta melanjutkan cicilan KPR sesuai ketentuan yang berlaku di akad kredit.

Proses pengajuan KPR rumah second ke Bank memang cukup panjang. Namun, melalui proses tersebut, semua pihak yang terlibat akan memperoleh hak dan kewajibanya masing-masing. Kedepanya, pihak nasabah juga tidak akan mendapat masalah, jika akan kembali menjual rumah tersebut. Ajukan KPR rumah second sekarang juga. Anda dapat mengajukan KPR secara online untuk mendapatkan KPR terbaik. Ajukan KPR online di Kreditkpr untuk proses pengajuan yang lebih cepat, dan anti ribet.

Pertanyaan & Jawaban Seputar KPR

KPR BTN Syariah

KPR BTN Syariah

KPR BTN Syariah • Cara Ajukan KPR BTN Syariah dengan Cepat dan Mudah

Memilih KPR lewat Bank Syariah adalah salah satu alternatif yang bisa Anda coba, bila tidak ingin mengajukan KPR di Bank Konvensional. Umumnya, orang lebih memilih KPR di bank syariah karena tidak ada sistem bunga yang dibebankan seperti di bank konvensional. Tapi, bank syariah menggunakan sistem yang sesuai dengan syariat islam, yaitu dengan Akad Murabahah. Selain akad tersebut, beberapa bank syariah lain juga menggunakan jenis akad lainya seperti Mudharabah dan isthisna namun umumnya akad murabahah yang digunakan.

Hal penting lainya dalam pengajuan KPR lewat bank syariah adalah mengenai manfaat yang diperoleh di dalamnya. Bank syariah tentunya menawarkan beragam keuntungan untuk nasabah yang mengajukan KPR tersebut. Proses pengajuan yang tentunya cukup mudah, serta tenor waktu yang cukup lama adalah manfaat yang bisa Anda dapatkan bila memilih KPR lewat bank syariah. Selain itu bank syariah juga memberikan pilihan pembayaran cicilan yang mudah, serta uang DP yang ringan.

KPR BTN Syariah

Bank BTN Syariah adalah salah satu Bank Syariah terbaik dan terpercaya, dalam hal pembiayaan kepemilikan rumah dan jenis hunian lainya. Sebagai Bank yang memang memiliki berbagai jenis fasilitas pembiayaan perumahan, Bank BTN Syariah selalu bisa menyesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan nasabahnya. Beberapa fasilitas pembiayaan untuk hunian yang ditawarkan di Bank BTN Syariah sebagai berikut :

  1. KPR BTN Platinum iB
  2. KPR BTN Indent iB
  3. KPR BTN Sejahtera iB

Untuk masing-masing fasilitas pembiayaan tersebut, tentunya mewajibkan persyaratan tertentu yang berbeda. Namun, ketiga fasilitas tersebut dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan nasabah dalam hal pembiayaan perumahan, sesuai dengan kebutuhan dan keadaan keuangan nasabahnya.

Ajukan Sekarang

Untuk mempercepat proses pengajuan, Mohon isi semua data dibawah dengan benar



Memiliki Tunggakan kredit / Masalah BI Checking?
TidakYa

KPR BTN Platinum iB

KPR BTN Platinum iB adalah pembiayaan KPR untuk jenis hunian seperti rumah, apartemen, rukan,ruko dan lain sebagainya. Jenis KPR ini menggunakan Akad murabahah atau jual beli. Pihak Bank BTN Syariah sebagai pemberi dana pembiaayaan, akan membeli properti yang diinginkan nasabah. Kemudian, nasabah selanjutnya akan membayar cicilan kepada Bank BTN Syariah dengan margin yang telah ditentukan dalam kesepakatan awal.

Sebagai nasabah, anda yang mengajukan KPR ke Bank BTN Syariah akan mendapatkan beberapa keuntungan. Seperti nilai angsuran yang tetap hingga akhir massa waktu, tenor waktu angsuran hingga 15 tahun maximal, nasabah cukup membayar uang muka yang ringan hanya 10% karena 80% pembiayaan ditanggung oleh pihak Bank. pembiayaan KPR BTN Platinum iB ini juga berlaku untuk rumah baru maupun rumah second.

 

KPR BTN Indent iB

Selain KPR Platinum iB, Bank BTN Syariah juga memiliki fasilitas lainya yaitu KPR BTN Indent iB. Pembiayaan KPR ini khusus untuk nasabah yang ingin membeli rumah secara Indent atau berdasarkan pesanan nasabah itu sendiri. Dalam hal ini pihak Bank BTN Syariah menggunakan Akad Istishna atau akad jual beli berdasarkan pesanan. Nasabah nantinya berkewajiban untuk mengembalikan pembiayaan dalam bentuk cicilan perbulan, sama seperti KPR Platinum iB sebelumnya, hanya saja nasabah diberikan jeda waktu untuk mulai mencicil rumahnya.

Keuntungan yang didapat oleh nasabah, jika memilih KPR BTN Indent iB hampir sama dengan KPR Platinum iB. Mulai dari uang muka yang ringan, cicilan hingga 15 Tahun maksimal, pembiayaan pihak Bank BTN Syariah sebesar 80% dan juga proses pengajuan yang cepat dan mudah.

KPR BTN Sejahtera iB

Berbeda dengan dua fasilitas KPR sebelumnya, Bank BTN Syariah juga memiliki fasilitas KPR BTN Sejahtera iB, sebagai pembiayaan perumahan untuk nasabah yang masuk kategori berpenghasilan rendah. KPR ini disepakati dengan menggunakan Akad Murabahah atau jual beli.khusus KPR BTN Sejahtera iB ini, umumnya ada dua jenis rumah yang akan di KPR kan, yaitu untuk nasabah yang gaji pokoknya dibawah Rp. 4 Juta, mendapat rumah sejahtera Tapak, dan untuk gaji pokok tidak lebih dari Rp.7 juta mendapat rumah sejahtera Rusun.

Keuntungan yang bisa diperoleh nasabah yang mengambil KPR BTN Sejahtera iB ini tentu saja akan lebih ringan dibanding fasilitas lainya. Anda dapat membayar DP mulai dari 1%, hingga cicilan fixed sebesar 5% selama periode kredit. Anda juga akan memperoleh perlindungan Asuransi, dari Asuransi jiwa dan kebakaran. Pihak Bank BTN Syariah tidak akan membatasi minimal penghasilan nasabah untuk bisa memilih KPR BTN Sejahtera setidaknya nasabah harus memiliki pekerjaan tetap.

Baca Juga : Promo KPR Terbaru

Simulasi KPR Bank BTN Syariah 2017

Untuk lebih mudah dalam memahami KPR Bank BTN Syariah, berikut ini tabel simulasi KPR BTN Syariah secara umum, dari Plafond terendah Rp. 40 juta, hingga Plafond tertinggi Rp. 1 Miliar. Tenor waktu angsuran 5 hingga 15 tahun.

Pinjaman 5 tahun 7 tahun 9 tahun 10 tahun 15 tahun
40 juta Rp.889.800 Rp.712.500 Rp.621.000 Rp.591.400 Rp.526.000
100 juta Rp.2.224.500 Rp.1.781.400 Rp.1.552.500 Rp.1.478.400 Rp.1.315.000
500 juta Rp.11.059.200 Rp.8.839.800 Rp.7.691.200 Rp.7.318.900 Rp.6.729.200
700 juta Rp.15.482.900 Rp.12.375.700 Rp.10.767.600 Rp.10.246.400 Rp.9.292.700
1 Miliar Rp.22.118.400 Rp.17.679.600 Rp.15.362.400 Rp.14.637.700 Rp.12.900.000

Persyaratan KPR Bank BTN Syariah dan KPR Indent iB

Syarat KPR BTN Platinum iB :

  • Wajib mengisi formulir permohonan
  • Menyertakan Fotokopi Identitas (KTP,KK.Akta nikahh)
  • Menyertakan fotokopi slip gaji/surat keterangan penghasilan
  • Menyertakan fotokopi SK pegawai atau surat keterangan bekerja dari Perusahaan
  • Menyertakan fotokopi sirat SIUP,TDP,Akte pendirian, Surat Izin usaha, NPWP untuk wiraswasta
  • Sertifikat SHM, SHGB (sebagai jaminan)
  • IMB dan PBB (sebagai Jaminan)

Syarat KPR BTN Sejahtera iB

  • Pemohon adalah WNI berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Memiliki NPWP dan SPT pribadi sesuai UU yang berlaku
  • Telah bekerja / memiliki usaha minimal 1 tahun
  • Memiliki penghasilan yang cukup untuk membayar angsuran hingga lunas
  • Pemohon dan pasangan belum memiliki rumah
  • Pemohon belum pernah menerima subsidi dari pemerintah untuk kepemilikan rumah

Persyaratan Dokumen KPR BTN Sejahtera iB untuk Pegawai dan Wiraswasta

  • Formulir untuk aplikasi pembayaran yang disertai dengan photo diri dan pasangan
  • Fotokopi KTP pemohon dan pasangan, copy surat nikah atau copy surat cerai
  • Slip Gaji asli 3 bulan terakhir dan SK pegawai atau Surat keterangan bekerja
  • Surat keterangan penghasilan atau surat keterangan usaha dari pihak terkait
  • Fotokopi NPWP dan SPT terakhir pemohon
  • Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat pernyataan belum memiliki rumah dari pemohon dan pasangan
  • Surat pernyataan belum pernah menerima subsidi dari pemerintah untuk kepemilikan rumah

Khusus untuk KPR BTN Sejahtera iB ini, pemohon juga wajib membayar beberapa biaya, seperti biaya administrasi, biaya notaris dan Apprasial.

Mengajukan KPR lewat Bank BTN Syariah ternyata memang cukup mudah dan beragam. Anda tinggal pilih, jenis KPR mana yang sekiranya cocok dengan keadaan keuangan Anda. pastikan seluruh persyaratan yang diminta agar dipenuhi, supaya proses pengajuan KPR makin lancar. Ingin ajukan KPR secara Onlie dengan mudah dan anti ribet, kunjungi kreditkpr sekarang juga!

Baca Juga:

  • kpr btn syariah tanpa uang muka
  • tabel angsuran kpr btn syariah
  • kpr btn syariah 2017
  • syarat kpr btn syariah
  • simulasi kpr bank btn
  • produk btn syariah
  • kalkulator kpr btn syariah
  • lowongan btn syariah
KPR BCA Syariah

KPR BCA Syariah

KPR BCA Syariah • Pilih KPR Bank BCA Syariah Untuk Memilih Hunian Idaman Anda dan Dapatkan Berbagai Keuntungan

Di zaman modern seperti sekarang ini, taraf hidup sebagian orang mulai meningkat. Khususnya bagi mereka yang tinggal dan bekerja di kawasan kota besar, mereka yang telah lama bekerja, mulai menginginkan kehidupan yang lebih baik, yang dimulai dengan tempat tinggal yang memadai serta nyaman untuk mereka tinggali. Tidak heran, mereka banyak memilih perumahan atau Apartemen yang memang hadir untuk memenuhi kebutuhan orang yang sedang mencari tempat tinggal yang nyaman dan aman.

Memiliki rumah di wilayah perkotaan, tentunya juga bukan hal yang mudah jika kita harus membelinya secara cash. Maka dari itu, membeli rumah dengan cara KPR adalah salah satu solusi yang jitu, untuk kepemilikan rumah yang sesuai keinginan dan budget anda. Produk KPR umumnya ditawarkan oleh banyak Bank Konvensional, dengan berbagai keuntungan yang menarik. Namun, sekarang ini, memilih KPR di Bank Syariah juga cukup menguntungkan, selain itu beberapa biaya yang ada di KPR Konvensional, bisa gratis di KPR Bank Syariah. Seperti KPR yang ditawarkan Bank BCA Syariah.

KPR BCA Syariah

Bank BCA Syariah adalah bank yang berdiri dengan nama PT. Bank BCA Syariah Tbk yang sudah resmi berjalan sejak tahun 2010. Hingga saat ini, Bank BCA Syariah telah mengeluarkan beberapa fasilitas perbankan untuk para nasabahnya, yang disesuaikan dengan kepentingan bisnis dari masing-masing nasabah. Salah satu fasilitas yang ditawarkan adalah pembiayaan KPR iB. KPR iB hadir sebagai solusi para nasabah yang ingin memiliki rumah secara kredit, yang dijalankan dengan prinsip Syariat islam, dengan Akad Murabahah dan memberikan banyak manfaat untuk nasabahnya.

Pembiayaan KPR iB Bank BCA Syariah

KPR iB dari Bank BCA Syariah mungkin belum sepopuler KPR lainya, seperti KPR Bank BTN atau KPR Bank Mandiri. KPR iB menawarkan beberapa manfaat untuk para nasabah yang memerlukan pembiayaan kepemilikan rumah atau Apartemen secara kredit. KPR iB juga menawarkan beberapa manfaat untuk para nasabahnya, seperti keringanan tenor cicilan hingga jangka waktu 20 tahun, jumlah Angsuran yang tetap, serta pembayaran angsuran yang mudah dengan sistem autodebet dari tabungan BCA Syariah yang dimiliki nasabah.

Sama seperti KPR dari Bank Syariah lainya, KPR iB ini dijalankan dengan menggunakan prinsip Akad Murabahah, dimana Bank BCA Syariah selaku pemberi pinjaman dana akan membiayai rumah atau Apartemen yang hendak dibeli oleh Nasabah. Bank BCA Syariah akan membeli rumah tersebut sesuai dengan harga pokok yang tertera ditambah dengan keuntungan bagi pihak Bank sesuai dengan kesepakatan sebelumnya dengan nasabah.

Suku Bunga KPR BCA Syariah

Seperti telah diulas di atas, bahwa KPR iB Bank BCA Syariah dalam hal ini tidak menerapkan sistem bunga, seperti yang terdapat pada KPR Bank Konvensional lainya. Di Awal kesepakatan, pihak Bank BCA Syariah dan Nasabah telah sepakat untuk memberikan Margin bagi masing-masing pihak. Melihat dari Tabel Kredit KPR Bank BCA Syariah tahun 2017, margin yang disepakati sebesar 14.00 %.

Simulasi Kredit KPR BCA Syariah

Anda yang berminat untuk mengajukan KPR lewat Bank BCA Syariah, sebaiknya terlebih dulu membuka tabungan Tahapan iB agar nanti pembayaran cicilan anda dapat dilakukan secara Autodebet. Anda tidak akan khawatir akan pembayaran cicilan yang melewati tanggal jatuh tempo, karena secara otomatis, kredit akan ditarik dari tabungan anda.

Berapa cicilan yang harus anda keluarkan bila memilih KPR iB dari Bank BCA Syariah sebagai pembiayaan kepemilikan rumah anda? Berikut ini adalah Simulasi peritungan KPR iB yang biasa disebut dengan Simulasi Angsuran Murabahah Bank BCA Syariah. Asumsi harga Properti yang digunakan adalah Rp. 100 juta dan Rp. 200 Juta. adapun jangka waktu pengembalianya adalah selama 48 Bulan atau 4 tahun.

Ajukan Sekarang

Untuk mempercepat proses pengajuan, Mohon isi semua data dibawah dengan benar



Memiliki Tunggakan kredit / Masalah BI Checking?
TidakYa

Tabel Cicilan KPR BCA Syariah

Asumsi Harga properti Rp. 100 Juta, Uang Muka sebesar 40%, Cicilan selama 4 Tahun atau 48 bulan. Dalam hal ini, sepertinya pihak Bank BCA Syariah tidak mematok uang muka minimal yang harus dibayarkan oleh Nasabah sebagai Tanda jadi pembelian rumah lewat KPR iB. Semakin besar uang muka yang dibayarkan nasabah, maka Angsuran akan lebih ringan.

 

Cicilan Harga Beli Uang Muka 40% Pembiayaan Bank Margin

14.00%

Angsuran perbulan
Fixed 4 Tahun (48 Bulan) Rp. 100 Juta Rp. 40 Juta Rp. 60 juta Rp.1.639.588

Asumsi harga Properti Rp. 200 Juta, Uang Muka 20%, Cicilan 4 Tahun atau 48 Bulan.Margin tidak selalu sama, dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Bank BCA Syariah.

Cicilan Harga Beli Uang Muka 20% Pembiayaan Bank Margin 14.00% Angsuran Perbulan
Fixed 4 Tahun (48 Bulan) Rp.200 Juta Rp. 40 Juta Rp.160 Juta Rp.4.372.236

Syarat Pengajuan KPR iB Bank BCA Syariah

Seperti hal nya Cara mengajukan KPR ke Bank Syariah lainya, mengajukan KPR iB Bank BCA Syariah juga harus memenuhi Syarat Umum dan Syarat Khusus. Syarat Umum merupakan Syarat utama yang harus dipenuhi nasabah yang akan mengambil KPR di Bank BCA Syariah. Sedangkan Syarat Khusus adalah pengumpulan Dokumen yang diperlukan dalam pengajuan KPR iB.

Berikut Syarat Umum KPR iB :

  • Nasabah Harus Cakap Hukum
  • Nasabah adalah WNI (Warga Negara Indonesia)
  • Nasabah Berusia minimal 21 Tahun saat pengajuan, dan tidak boleh melebihi usia 55 tahun untuk Karyawan dan 60 tahun untuk Wiraswasta
  • Untuk karyawan, memiliki Pengalaman kerja Minimal 2 tahun
  • Untuk Wiraswasta atau Profesional, memiliki pengalaman usaha minimal 2 Tahun

Adapun persyaratan Dokumen yang harus dibawa saat pengajuan KPR iB, untuk Karyawan, Wiraswasta maupun Profesi sebagai berikut:

  • Fotokopi Identitas Diri
  • Fotokopi Identitas Suami Istri
  • Fotokopi Surat Nikah/Surat cerai
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi NPWP (bila memiliki)
  • Fotokopi SIUP dan TDP
  • Fotokopi Izin Praktek
  • Slip Gaji Asli
  • Fotokopi Surat Keterangan kerja
  • Fotokopi rekening koran selama 3 Bulan Terakhir

Adapun persyaratan lainya yang mungkin dibutuhkan untuk pengajuan KPR, bisa anda konsultasikan langsung dengan Pihak marketing Bank BCA Syariah. Pastikan seluruh persyaratan pengajuan KPR iB Bank BCA Syariah ini tidak ada yang terlewat, agar pengajuan KPR anda diterima. Namun jika pengajuan KPR Ditolak, coba tanyakan apa alasanya kepada pihak marketing terkait, agar anda tahu dan bisa memperbarui data yang mungkin kurang lengkap sebelumnya.

Demikian pemaparan mengenai cara mengajukan KPR iB Bank BCA Syariah. Seluruh persyaratan yang diwajibkan tidak terlalu sulit untuk dipenuhi bukan. Jika anda ingin mengajukan KPR Secara Online, dengan proses yang lebih cepat, mudah dan tanpa ribet, anda juga bisa mengajukan KPR Online dengan mengunjungi situs KreditKPR untuk solusi KPR anda.

kpr take over bca

KPR Take Over BCA

KPR Take Over BCA Update april 2017. Saat ini, Bank BCA tidak mengadakan fasilitas KPR Take over. Bank-bank lain yang memberikan fasilitas KPR Take Over bisa dilihat di halaman ini.

Kenaikan suku bunga KPR menjadi hal yang memberatkan. Untuk menghindari kenaikan cicilan KPR rumah karena kenaikan suku Bunga Bank Indonesia, banyak yang memindahkan KPR nya ke Bank Lain, atau yang lebih dikenal dengan KPR take over. Apakah kita bisa memindahkan kredit rumah kita ke Bank BCA? Apa saja 6persyaratannya? kita bahas bersama.

Banyaknya nasabah dan masyarakat yang percaya kepada Bank BCA menjadikan Bank ini sebagai pilihan pertama untuk pengajuan kredit. Pelayanan yang professional, sistem perbankan yang aman, banyaknya kantor cabang dan ATM sepertinya menjadi alasan mengapa masyarakat begitu mempercayai Bank BCA.

KPR take over BCA merupakan salah satu layanan dari Bank BCA yang paling banyak dicari dan diminati. Secara sederhana kpr take over artinya memindahkan cicilan kredit rumah dari satu bank ke bank lainnya. Tujuan KPR Take over bermacam-macam. tetapi alasan utama sesorang mengajukan KPR take over adalah karena ingin menurunkan cicilan rumah atau mendapatkan dana tambahan melalui fasilitas take over topup.

Baca Juga:

  • Pembahasan lengkap mengenai KPR Take Over
  • Mendapatkan dana tambahan melalui Take Over Topup

 

Dengan memindahkan cicilan KPR ke bank BCA, nasabah mengharapkan bisa mendapatkan fasilitas dan promo KPR BCA. Dengan promo KPR BCA terbaru ini, jika plafond pinjaman anda sebesar 500 juta dengan tenor 15 tahun, maka cicilan kpr bca nya hanya sebesar Rp. 4.219.284 untuk 2 tahun pertama dan cicilan untuk 3 tahun berikutnya hanya sebesar 4.433.098.

Padahal jika menggunakan suku bunga Bank BCA yang saat ini berlaku, cicilan rumah dengan plafond dan tenor seperti simulasi diatas harusnya sebesar Rp. 5.840.949,05. Untuk mengetahui suku bunga KPR Bank BCA terbaru bisa dilihat di halaman ini

Tertarik dan ingin mengajukan KPR Take Over BCA?

Ajukan Take Over KPR BCA Online