Skip to main content
marketing kpr

Marketing KPR

Marketing KPR • Yang Wajib diketahui Tentang KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) di Indonesia

Marketing KPR

Hal yang tidak kalah penting, dan yang memungkinkan permohonan KPR anda diterima oleh pihak Bank adalah kinerja Marketing KPR. semua hal tentang KPR, seperti yang dijelaskan sejak awal tadi, akan disampaikan oleh pihak Marketing KPR dari masing-masing Bank. anda juga bisa bertanya mengenai simulasi angsuran dan berkonsultasi mengenai pinjaman KPR hanya kepada Marketing KPR. pastikan, anda menjaga hubungan baik dengan pihak Marketing KPR dari Bank yang dipilih, agar proses pengajuan KPR anda bisa berjalan dengan lancar.

Anda juga bisa mengajukan permohonan KPR secara Online, dan berkonsultasi dengan Marketing KPR secara Online, dengan mengunjungi Kreditkpr. Konsultasikan semua kebutuhan anda untuk KPR dengan lebih cepat dan anti ribet.

Ajukan Sekarang

Untuk mempercepat proses pengajuan, Mohon isi semua data dibawah dengan benar



Memiliki Tunggakan kredit / Masalah BI Checking?
TidakYa

Sektor Properti dari tahun ke tahunya semakin menunjukan peningkatan. Tidak heran berbagai jenis hunian di kota besar maupun di pinggir kota, kini sudah banyak dibangun. Hal tersebut tentunya untuk memenuhi kebutuhan sebagian orang yang menginginkan tempat tinggal yang lebih baik dan lebih modern, serta tempat tinggal yang memiliki akses mudah ke berbagai tempat yang dibutuhkan. Beberapa jenis hunian untuk tempat tinggal yang umum dijumpai saat ini adalah jenis Perumahan, Apartemen, Ruko dan Rumah susun.

Tinggal di hunian semacam ini sepertinya sudah menjadi pilihan sebagian orang di masa depan, karena kemudahan akses dan keamanan yang lebih terjamin tentunya. Untuk bisa memiliki tempat tinggal seperti itu, banyak orang memilih cara kredit untuk membeli hunian tersebut. Salah satunya lewat KPR (kredit kepemilikan rumah) yang bekerjasama dengan sektor perbankan. Biasanya bagian Marketing KPR dari Bank terkait akan membantu anda dalam mengurus KPR.

KPR di Indonesia

Seperti kita ketahui KPR (kredit kepemilikan rumah) ini telah menjadi Populer di kalangan masyarakat, karena merupakan salah satu solusi yang cukup mudah dalam masalah pinjaman untuk pembiayaan rumah idaman. Pengertian KPR itu sendiri merupakan layanan berupa pinjaman untuk nasabah dari Bank tertentu, agar nasabah bisa membeli Rumah, Apartemen dan jenis Hunian lainya, dengan cara kredit. Melalui KPR, secara otomatis rumah yang anda beli tersebut dijadikan jaminan, jika seandainya angsuran kredit tidak bisa anda lunasi.

Cara Kerja KPR di Indonesia

KPR umumnya akan ditawarkan oleh beberapa Bank yang ada di tanah air, dengan berbagai jenis KPR, sesuai dengan kebutuhan nasabah. Nantinya nasabah terkait hanya tinggal melunasi uang muka atau DP saja kepada pihak Bank, sesuai ketentuan yang berlaku dari masing-masing Bank.

Sementara itu,  pihak Bank yang sudah dipilih nasabah sebagai partner KPR, akan melunasi sisa pembayaran rumah atau hunian jenis lainya yang dipilih nasabah. Sebagai gantinya, nasabah yang bersangkutan wajib untuk membayar angsuran kepada pihak Bank setiap bulan, hingga pembayaran lunas dan rumah yang dimaksud akan menjadi milik nasabah seutuhnya. Dalam hal ini, keberadaan Developer atau pemilik rumah sebelumnya tidak ada urusan dengan KPR.

Keberadaan sistem KPR ini tentunya sangat penting dalam membantu mewujudkan keinginan nasabahnya, untuk segera memiliki rumah idaman mereka. Bisa anda bayangkan jika tidak ada KPR, sementara keuangan anda juga belum memungkinkan untuk membeli rumah impian, mungkin rumah tersebut sudah menjadi milik orang lain.

Uang Muka KPR

Seperti sudah disinggung di atas, bahwa dalam sistem KPR, nasabah diwajibkan memberikan DP (down payment) atau uang muka, sebagai tanda jadi terhadap pembelian rumah, sesuai kesepakatan awal dengan pihak Bank. adapun ketentuan presentasi uang muka untuk pembelian rumah pertama minimal 30% dan untuk pembelian rumah kedua 50%.

Simulasinya, jika anda hendak membeli rumah lewat KPR seharga Rp. 300 juta, maka uang muka yang harus dibayarkan kepada pihak Bank minimal Rp. 90 juta. Selain itu, bagi nasabah yang membayar uang muka melebihi presentase minimal, maka itu tidak masalah dan dibolehkan. Dengan begitu, angsuran perbulanya nanti juga akan lebih ringan.

Jenis KPR yang Berlaku di Indonesia

Setelah mengetahui mengenai KPR secara umum, saatnya anda untuk mengetahui jenis-jenis KPR yang berlaku di Indonesia. Dengan mengetahui dan memahami proses KPR berikut, anda dapat menentukan jenis KPR mana yang cocok dan sesuai kebutuhan anda. Berikut 8 Jenis KPR yang berlaku di Indonesia :

1. KPR Konvensional

Jenis KPR non subsidi atau KPR konvensional ini merupakan KPR yang umum diketahui oleh masyarakat indonesia. Jenis KPR ini akan ditawarkan oleh beberapa Bank, dengan tingkat suku bunga yang berbeda-beda dari setiap Bank. suku bunga tersebut umumnya mengikuti BI rate.KPR Konvensional akan membebankan denda yang cukup besar kepada nasabah, jika nasabah terlambat dalam melakukan cicilan atau menunggak. Masa pinjaman KPR jenis non subsidi ini juga cukup lama, hingga 25 tahun.

2. KPR Subsidi Pemerintah

Sebaliknya dari Subsidi Konvensional, KPR Subsidi ini memang diberikan pemerintah bagi nasabah yang berpenghasilan rendah serta belum memiliki rumah yang layak. Pemerintah memberikan KPR ini ke beberapa Bank, kemudian nasabah dengan syarat berpenghasilan rendah tadi, bisa memanfaatkan KPR ini dengan nilai properti atau rumah yang dibeli maksimal seharga Rp. 120 Juta dengan tipe 36.

3. KPR Syariah

KPR syariah merupakan produk KPR yang ditawarkan oleh Bank Syariah, dengan menggunakan prinsip islam dan kesepakatan terjadi dengan akad murabahah antara nasabah dan pihak Marketing KPR Bank syariah tersebut. Perbedaan KPR syariah dengan Konvensional, dalam KPR syariah tidak menggunakan sistem bunga, sehingga angsuran perbulanya tetap. Bank syariah mengambil keuntungan dari kesepakatan awal yang telah di buat bersama nasabah. Waktu angsuran yang diberikan rata-rata hingga 15 tahun.

4. KPR Take Over

KPR Take Over biasanya tidak tersedia di seluruh Bank di Indonesia, hanya Bank tertentu yang menawarkan KPR ini, salah satunya adalah KPR Mandiri. Sistem KPR ini adalah memindahkan KPR yang sedang berjalan ke Bank lainya dengan dan Bank mengambil keuntungan berupa limit pinjaman.

Mendapatkan Dana Tambahan Dengan Take Over KPR? Baca Caranya Disini

5. KPR Angsuran Berjenjang

KPR Angsuran berjenjang juga hanya bisa didapatkan di Bank Mandiri. KPR ini adalah fasilitas pembayaran dari Bank Mandiri, untuk rumah tinggal dan nasabah akan mendapatkan keringanan penundaan pembayaran sebagian angsuran pokoknya, hingga tahun ke tiga masa pembayaran.

Membayar Cicilan KPR

Membayar cicilan KPR adalah kewajiban nasabah, setelah sebelumnya terjadi kesepakatan dengan pihak Bank. dalam pembayaran cicilan ini, nasabah wajib membayar pokok angsuran, ditambah dengan bunga KPR yang sesuai dengan jenis KPR yang dipilih.bunga KPR yang dibebankan umumnya ada 2, yaitu bunga tetap (Fixed) dan bunga mengambang (floating). Dalam KPR, bunga fixed dan floating biasanya akan digabungkan.

Nasabah yang bisa mengajukan KPR ke Bank tertentu, adalah orang yang memenuhi persyaratan KPR dari tiap Bank tertentu. Umumnya adalah warga negara Indonesia yang:

  • Berusia 21 Tahun keatas , baik yang belum atau sudah menikah
  • Memiliki Kartu Identitas
  • Memiliki Kartu Keluarga
  • Memiliki NPWP dan Rekening Tabungan

Setelah memenuhi beberapa persyaratan berupa dokumen yang diminta oleh masing-masing Bank yang anda pilih, pengajuan KPR bisa diterima atau bahkan ditolak oleh pihak Bank. biasanya Bank akan menganalisis dari segi pendapatan nasabah, pengalaman kredit nasabah sebelumnya dan serta kelengkapan data saat survey dilakukan pihak Bank

Baca Juga:

  • Marketing KPR BCA
  • Marketing KPR Mandiri
  • Marketing KPR CIMB Niaga
  • Marketing KPR UOB

Syarat KPR Rumah Second

Syarat KPR Rumah • Syarat agar rumah second/bekas bisa di KPR-kan ke Bank adalah:

  1. Rumah bersertifikat hak milik (SHM).
  2. Memiliki bukti bayar PBB.
  3. Jalan depan rumah bisa dilalui mobil.
  4. Jarak Rumah minimal 100 meter dari sutet atau kuburan.
  5. Tidak banjir.

Memiliki rumah idaman dalam waktu yang singkat, tentunya akan semakin melengkapi hidup Anda. Kita bisa mendapatkan rumah impian secara cepat dengan fasilitas KPR. sebagian besar orang memilih untuk membeli rumah secara KPR, karena lewat cara tersebut mereka dapat segera memiliki rumah impianya. KPR juga menjadi solusi untuk Anda yang masih terkendala dengan keadaan keuangan, sehingga belum mampu membeli rumah secara cash.

Pada dasarnya, ada 2 jenis rumah yang umumnya bisa di KPR kan ke Bank, yaitu rumah baru yang merupakan unit baru yang ditawarkan sebuah Developer, dan juga rumah second atau bekas. Agar bisa mengajukan KPR ke bank, Anda harus memenuhi beberapa syarat umum dan khusus, agar pengajuan KPR nanti akan lancar tanpa masalah.

Berbicara mengenai persyaratan secara umum, pengajuan KPR untuk rumah baru maupun second mensyaratkan hal yang sama. Namun, untuk syarat khususnya, rumah second atau bekas akan lebih mensyaratkan beberapa dokumen penting, terkait dengan rumah bekas yang hendak di KPR kan tersebut. pada artikel ini, kita hanya akan membahas secara detail mengenai persyaratan khusus untuk KPR Rumah Second.

Persyaratan KPR Rumah Second

Rumah Second atau rumah bekas dalam ruang lingkup KPR bank, biasanya merupakan rumah yang telah dihuni oleh pemilik rumah dan memiliki sertifikat atas nama orang tersebut (SHM). namun, karena sesuatu hal, pemilik rumah berniat untuk menjualnya kepada pihak lain.

Pembeli rumah second tersebut nantinya akan melakukan kesepakatan dengan penjual. Kemudian, sebagai pihak penjual rumah, Anda harus menyiapkan dokumen penting yang biasanya akan diperlukan oleh pembeli. Pembeli yang ingin membeli kembali rumah second lewat KPR, memang harus menyiapkan beberapa persyaratan, berupa dokumen penting terkait rumah second tersebut.

Secara umum, beberapa bank memberikan syarat khusus untuk pengajuan KPR , dengan pengumpulan beberapa dokumen penting terkait rumah second tersebut. berikut syarat khusus KPR rumah second :

  • Surat kesepakatan jual beli rumah yang diberi materai dan ditandatangani oleh penjual dan pembeli
  • Fotokopi Seritifikat Hak Milik (SHM)
  • Fotokopi IMB (izin Mendirikan Bangunan)
  • Fotokopi PBB pembayaran tahun terakhir
  • Lokasi rumah second yang ideal
  • Tata Ruang rumah dan keadaan bangunan

Walaupun persyaratan tersebut cukup mudah, biasanya masyarakat awam sering menemui kendala dalam kepengurusan dokumen- dokumen tersebut. Idealnya, pemilik rumah harus memiliki dokumen penting tersebut, agar mendapatkan kemudahan saat harus menjual rumahnya kelak.

Apa saja dokumen penting yang harus dimiliki oleh pemilik rumah, berikut ulasan lengkapnya:

Syarat Rumah Second Agar Bisa di KPR-kan

1. SHM (Sertifikat Hal Milik)

Perlu Anda ketahui, bahwa hak milik adalah hal yang paling kuat serta memiliki hak penuh terhadap suatu benda, dalam hal ini adalah rumah atau hunian. Karena sifatnya hak milik, maka properti tersebut bisa untuk dijual, dihadiahkan serta dapat diwariskan secara turun temurun. Hak milik tersebut dibuktikan dalam bentuk sertifikat yang diberi nama sertifikat hak milik.

Seseorang yang memegang SHM tersebut, berarti merupakan orang yang berhak atas lahan atau tanah yang dimilikinya. adapun pihak lainya yang tidak ada kaitanya, tentu tidak dapat ikut campur dalam kepemilikan lahan dan tanah terkait.

Pemilik SHM hanyalah orang yang berasal dari Indonesia dan merupakan warga negara Indonesia (WNI). Dalam hal ini, orang asing atau yang berkebangsaan lain tidak dapat memiliki SHM. Jika ada masalah yang berkaitan dengan tanah, maka pemilik yang bersangkutan tetap menjadi pemilik yang Sah secara hukum yang berlaku. tanah atau lahan yang sudah memiliki SHM juga dapat dijadikan agunan kredit ke pihak Bank, serta tidak ada batasan waktu tertentu dalam hal kepemilikanya.

Dalam hal jual beli, tanah yang memiliki SHM juga akan memiliki nilai yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh kedudukan SHM yang kuat dan penuh. Jika Anda ingin melakukan investasi di bidang properti, sebaiknya miliki tanah atau lahan sendiri, kemudian jangan lupa untuk membuat SHM, sebagai identitas kepemilikan Anda atas lahan dan tanah terkait.

SHM atau Sertifikat Hak Milik atas tanah atau lahan ini dijadikan salah satu syarat KPR rumah second. Dengan begitu, nasabah dapat mengagunkan kredit kepada pihak bank dengan mudah. Pastikan SHM dari rumah second yang nasabah beli, terdaftar dengan nama pemilik aslinya.

Masalah dalam SHM

SHM dalam hal properti, biasanya sering dikaitkan dengan AJB atau Akta Jual Beli. Coba perhatikan, mungkin hal ini pernah Anda alami, dimana AJB dianggap sebagai dokumen yang sah ketika terjadi jual beli rumah antara kedua belah pihak. AJB merupakan bukti dari adanya pengalihan hak atas tanah di sekitar lokasi terkait. AJB ini juga biasanya dibuat untuk bukti kepemilikan tanah, hak milik dan Hak guna bangunan.

Kasus lain yang sering terjadi, berkaitan dengan AJB adalah dalam hal SHM yang belum dipecah. Biasanya, pemilik membeli tanah kavling, dan saat akan dipecah, pembeli tersebut tidak ingin dikenai biaya untuk SHM atas tanah kavlingnya. Kemudian, pemilik menawarkan kepada pihak lain atau pembeli tanah kavlingnya, untuk mengurus masalah SHM tersebut. dalam hal ini, AJB yang dimaksud adalah yang paling aman, namun memerlukan kepastian dari pihak BPN yang menyatakan SHM tanah tersebut adalah asli.

Jika Anda mendapat masalah yang sama dengan kasus diatas, ketika hendak membeli rumah second secara kredit, Anda masih bisa menyelesaikan masalah tersebut sendiri tanpa bantuan pihak tertentu, yang biasanya akan menambah biaya dan pengeluaran Anda. karena SHM atau sertifikat hak milik adalah salah satu syarat pengajuan KPR rumah second, maka saat Anda menemukan rumah second tersebut hanya memiliki sertifikat AJB atau akta jual beli, Anda bisa membuat AJB tersebut menjadi SHM dengan cara mendatangi kantor PPAT (biasanya ada di kantor notaris) bersama dengan pemilik sertifikat AJB terkait.

2. IMB (Izin Mendirikan bangunan)

Jika pada SHM biasanya kita akan berhubungan dengan kantor BPN atau Badan Pertanahan Nasional, maka untuk IMB , akan berhubungan dengan pemerintah setempat (kabupaten atau kota). IMB ini adalah ketentuan hukum yang harus dimiliki oleh pemilik bangunan terkait. Pemilik bangunan yang berniat untuk membangun, menambah luas, mengurangi luas, merobohkan maupun melakukan renovasi bangunan, harus memiliki IMB.

Dengan memiliki IMB, sebagai pemilik bangunan, kita akan mendapat banyak keuntungan. Seperti berikut :

Memiliki bangunan dengan tata letak yang aman dan sesuai dengan lahan yang tersedia
IMB dapat dijadikan syarat untuk kegiatan jual beli bangunan (rumah)
IMB juga sebagai syarat Rumah second yang akan di KPR kan.

Jika pemilik bangunan tidak memiliki IMB, pemilik akan dikenakan denda sebesar 10% dari nilai bangunan yang dimiliki. Selain itu, rumah yang sudah dibangun tanpa IMB, juga bisa dilakukan pembongkaran.

Jika Anda belum memiliki IMB atas bangunan atau rumah Anda, berikut ini cara untuk membuat IMB untuk rumah tinggal:

Persyaratan yang harus disiapkan adalah :

  • Fotokopi Identitas pemilik
  • Fotokopi SPPT PBB
  • Bukti pembayaran PBB tahun berjalan
  • Fotokopi surat kepemilikan tanah
  • Surat kuasa (jika dikuasakan)
  • Surat pernyataan kepemilikan tanah

Pengajuan IMB Rumah Tinggal

Jika rumah tinggal Anda berukuran dibawah 500 meter persegi, untuk mengurus IMB, cukup mendatangi kecamatan. Kemudian Anda datang ke bagian PTSP (pelayanan terpadu satu pintu) yang ada di kecamatan wilayah Anda. ambil formulir untuk pengajuan serta pengukuran tanah dan lakukan pengisian sesuai petunjuk yang berlaku.

Kemudian, setelah itu biasanya petugas pengukur tanah akan mendatangi lokasi rumah Anda, setelah satu minggu. Petugas akan membuatkan gambar denah lokasi rumah tersebut untuk membuat IMB dalam bentuk blueprint.

Proses pembuatan IMB untuk rumah tinggal, biasanya menghabiskan waktu selama 15-20 hari kerja. Sementara untuk membuat IMB ini akan dikenakan biaya sebesar Rp. 2.500 untuk per meter persegi (harga sewaktu – waktu berubah). Pembuatan IMB untuk rumah tinggal, ternyata cukup mudah dan tidak terlalu memakan waktu lama.

3. PBB (Pajak Bumi dan Bangunan)

Dokumen selanjutnya adalah PBB atau bisa juga disebut SPPT PBB yang merupakan kependekan dari surat pemberitahuan pajak terhutang pajak bumi dan bangunan. Keberadaan SPTT PBB ini telah diatur dalam Undang Undang nomor 12 tahun 1994 tentang pajak bumi dan bangunan. Surat ini merupakan pemberitahuan kepada wajib pajak atas besarnya pajak bumi dan bangunan yang harus dibayar setiap tahunya.

Biasanya nama yang tercantum dalam PBB akan berbeda dengan yang tercantum di Sertifikat Hak Milik. Hal tersebut terjadi karena SPPT PBB ini bukan merupakan bukti kepemilikan objek pajak. Awalnya, pemilik rumah tidak melakukan balik nama setelah terjadi peralihan hak objek pajak yang terkait.

Bagi Anda yang mungkin baru memiliki rumah, namun belum mengambil SPPT, Anda bisa mendatangi kantor kelurahan atau kantor kepala desa. Dalam hal SPPT PBB ini, seseorang memiliki Hak dan Kewajiban yaitu :

Hak wajib pajak

Menerima SPPT PBB di setiap tahun pajak
Mengajukan keberatan atau pengurangan biaya PBB
Mendapatkan surat tanda terima setoran atau STTS dari bank atau kantor pos
Mendapat penjelasan rinci tentang PBB, jika wajib pajak meminta penjelasan
Mendapatkan resi atau struk ATM bukti pelunasan PBB
Mendapat tanda terima sementara dari kelurahan, jika SPPT asli belum diterbitkan

Kewajiban Wajib Pajak

Mengisi surat pemberitahuan Objek Pajak dengan rinci dan jelas
Menandatangani bukti tanda terima SPPT ketika sudah membayar PBB lewat Pos atau Bank
Melunasi PBB di setiap tahunya

Dengan bersikap kooperatif terhadap pembayaran PBB tepat pada waktunya, maka ketika Anda berniat untuk menjual rumah kepada pihak lainya, Anda tidak akan menemui kesulitan. Dokumen PBB ini biasanya akan diminta, jika pihak pembeli rumah yang Anda jual, ingin membeli rumah tersebut secara KPR ke Bank. Jangan lupa bayarlah pajak PBB secara tepat waktu.

4. Surat Kesepakatan Jual Beli

Ketika pihak penjual rumah sudah setuju untuk menjual rumahnya kepada pihak pembeli, maka disarankan untuk membuat surat kesepakatan jual beli. Surat ini tentunya berfungsi sebagai surat jaminan yang legal, dimata hukum, bahwa telah terjadi transaksi jual beli antara pihak pertama (penjual) dan pihak pembeli. Surat ini haruslah mengikuti format yang benar, kemudian dibubuhi tanda tangan kedua pihak, dan diakhir diberikan materai agar menjadi legal dan bernilai hukum.

Surat perjanjian jual beli ini memang dibutuhkan, khususnya ketika mengalami beberapa kasus berikut ini :

Benda yang diperjual belikan memiliki nilai yang tinggi
Pembayaran transaksi dilakukan secara bertahap
Kondisi benda atau barang yang mengharuskan membuat surat perjanjian
Supaya memiliki kekuatan hukum
Perjanjian dibuat untuk menciptakan keamanan kedua belah pihak

Bagi Anda yang sedang melakukan proses pembelian rumah second, dan berencana untuk memanfaatkan fasilitas KPR untuk pembiayaanya, sebaiknya membuat surat perjanjian jual beli rumah tersebut. Untuk format suratnya, Anda bisa temukan lewat Google, atau bisa juga meminta bantuan pihak terkait yang ahli dalam membuat surat perjanjian. Surat perjanjian yang sudah di sah kan, akan diminta pihak Bank, sebagai syarat untuk mengajukan KPR.

5. Lokasi Rumah Second yang Ideal

Lokasi rumah biasanya menjadi prioritas bagi sebagian besar orang yang ingin memiliki rumah. Umumnya, mereka lebih suka memilih rumah di daerah perkotaan yang lokasinya strategis. Lokasi yang strategis ini tentunya akan didukung oleh kemudahan sarana dan prasarana yang menunjang kebutuhan sehari-hari.

Lokasi rumah yang ideal sebaiknya berada pinggir kota. Selain itu, beberapa akses seperti transportasi, jarak antara rumah dengan kantor atau sekolah yang tidak terlalu jauh, kawasan yang bebas banjir dan longsor, serta tingkat kemacetan yang mungkin terjadi di lokasi tersebut. Sebaiknya, sebelum membeli rumah second, Anda perhatikan dulu lokasi rumahnya, agar bisa ditempati dengan nyaman nantinya.

6. Tata Ruang Rumah dan Keadaan Bangunan

Membeli rumah, khususnya rumah second juga harus memperhatikan dari sisi banguna serta tata ruangnya. Tidak ada salahnya, jika Anda melibatkan peran kontraktor atau arsitek terkait untuk melakukan pengecekan mengenai bangunan rumah yang akan Anda beli. Lakukan pengecekan bagaimana fondasi atap serta lantainya.

Perhatikan juga bagaimana letak kabel listrik, ventilasi udara di sekitar rumah, dan sumber air yang digunakan. Khusus untuk sumber air, pastikan jarak pipa air dengan tangki septik cukup jauh yaitu 10 Meter. Pastikan juga keadaan listrik di rumah tersebut tidak terganggu dan tidak bermasalah.

Adapun tata ruangnya, Anda cukup menanyakan dan memperhatikan berapa usia rumah yang hendak Anda beli tersebut. Hal ini untuk menghindari kekhawatiran, bahwa jenis rumah tua yang usianya sudah lebih dari 20 tahun, bisa menjadi objek pembebasan lahan untuk fasilitas pemerintah.

Demikian persyaratan KPR rumah second yang harus diperhatikan, baik oleh pihak penjual maupun pihak pembeli. Pastikan, pihak penjual dapat menjual rumahnya dalam harga yang sesuai keinginan pembeli, namun penjual tetap mendapatkan profit.

Kelengkapan dokumen pendukung rumah juga harus disiapkan oleh pihak penjual, agar tidak menemui masalah jika rumahnya hendak dijual. Pembeli rumah yang hendak mengajukan KPR juga harus memahami syarat apa saja yang wajib dipenuhi untuk kelancaran pengajuan KPR ke bank. Ajukan KPR secara online sekarang juga lewat Kreditkpr untuk KPR dengan proses yang cepat dan anti ribet.

KPR Take Over Maybank

KPR Take Over Maybank

KPR Take Over MayBank • Istilah take over dalam KPR adalah tindakan untuk melakukan pengalihan KPR dari satu orang atau bank ke orang lainya atau pihak lain (Bank lainya) , secara resmi dan sah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Nasabah bisa mengalihkan KPR dari Bank lama, ke bank Maybank dengan mengikuti ketentuan pihak Maybank.

Dengan melakukan pengalihan KPR, maka nasabah memilih KPR Take Over Maybank. Beberapa keuntungan bisa didapatkan , selain suku bunga yang lebih ringan dari pada jenis KPR lainya, sebagai berikut :

  • Cicilan KPR Take Over menjadi lebih ringan, dengan suku bunga 9.00 % fix selama 2 tahun
  • Anda berhak mendapatkan tambahan dana untuk kebutuhan lainya
  • KPR Take Over Maybank, bebas biaya Provisi
  • Juga bebas biaya administrasi kredit
  • Jangka waktu pinjaman hingga 20 tahun
  • Suku Bunga KPR Take Over

KPR Take Over MayBank akan membebankan suku bunga pada nasabah, dengan ketentuan suku bunga 9.00% fix selama 2 tahun. Itu berarti, selama 2 tahun masa angsuran nanti, cicilan Anda akan dibebankan bunga +9.00% saja. Namun, setelah habis massa cicilan 2 tahun, memasuki tahun ke-3, suku bunga untuk KPR Take Over ini menjadi 13.49%. Nasabah juga dapat memilih suku bunga fix untuk 1 tahun,lalu tahun ke-2 akan dikenakan suku bunga floating yang mengikuti suku bunga bank indonesia, sebesar 12 bulan + 3.75%.

Simulasi KPR Take Over Maybank

Dengan mengacu pada ketentuan suku bunga KPR Take Over di atas, maka jika disimulasikan menurut kalkulator KPR Maybank untuk KPR Take Over adalah sebagai berikut :

Misalnya, setelah melakukan survey rumah yang akan di take over, pihak bank menaksir harga rumah tersebut sebesar Rp. 500 juta. Jika pihak Maybank mengcover sebesar 70%, maka sisa kredit nasabah yang melakukan take over ke Maybank Rp. 350 juta. Sisa pinjaman ke bank sebesar Rp. 200 juta, sementara harga jual rumah tersebut Rp. 450 juta.

Untuk bisa menyeimbangkan dengan harga jual Rp. 450 juta, maka nasabah harus membayar uang muka untuk take over ke Maybank ini, sebesar Rp. 100 juta. Dengan begitu, total harga jual dapat terpenuhi. Setelah dipindahkan ke KPR Take Over Maybank, barulah angsuran nasabah dikenakan suku bunga 9.00% fix selama 2 tahun dengan cicilan tetap. Dan memasuki tahun ke-3 suku bunganya menjadi floating dengan persentase yang berubah-ubah.

Syarat Umum KPR Take Over Maybank

KPR take over bisa diajukan oleh nasabah yang seorang karyawan, wiraswasta atau profesional. Yang penting, nasabah memiliki penghasilan rutin. Berikut syarat pengajuan secara umum:

  • WNI yang cakap hukum
  • Minimal berusia 21 tahun ketika mengajukan KPR, dan Makismal berusia 55 Tahun (karyawan) dan 65 tahun (wiraswasta) ketika pelunasan KPR dilakukan
  • Memiliki penghasilan perbulan
  • Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, atau minimal 3 tahun untuk pengusaha atau profesional
  • Lokasi tempat tinggalnya, atau objek yang akan dijaminkan berada di wilayah operasional yang ditentukan Maybank

Adapun dokumen pendukung untuk lancarnya proses pengajuan KPR Take Over Kredit ini sebagai berikut :

  • Fotokopi identitas (KTP) dan Kartu Keluarga (suami istri)
  • Fotokopi akta nikah/akta cerai/akta cerai mati/ perjanjian pranikah
  • Fotokopi NPWP atau SPT PPh 21 (pilih salah satunya)
  • Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat keterangan kerja asli dan slip gaji asli dari tempat bekerja
  • Fotokopi surat izin praktek (untuk profesional)
  • Fotokopi akta pendirian perusahaan, SIUP, TDP, NPWP
  • Surat pemesanan rumah (bagi rumah baru)
  • Setifikat rumah, IMB, gambar denah bangunan, PBB (untuk rumah second)
  • Kelebihan KPR Take Over Maybank dibandingkan KPR lainya adalah KPR Take Over memiliki suku bunga yang ringan di awal, sebesar 9.00% untuk 2 tahun pertama. Maka selama massa cicilan tersebut, nasabah bisa mengupayakan untuk memaksimalkan pendapatanya, agar bisa tetap melanjutkan cicilan pada tahun ke-3 yang akan lebih meningkat.

KPR Take Over Maybank juga bebas biaya admin dan biaya provisi. Nasabah bisa lebih menghemat keuanganya di awal KPR berlangsung. Adapun kekurangan dari KPR Take Over ini, adalah suku bunga yang meningkat cukup tinggi di tahun ke-3 cicilan.

biaya-biaya pembelian rumah

Biaya-Biaya Pembelian Rumah

Biaya-Biaya Pembelian Rumah • Sebagian masyarakat mungkin akan kecewa saat hendak membeli rumah. Lantaran, biaya yang dikeluarkan untuk membayar down payment (DP) kredit pemilikan rumah (KPR) kemudian membengkak karena ada beban biaya lain-lain.

Executive Vice President Non Subsidized Mortgage & Consumer Lending Division Bank BTN, Suryanti Agustinar menuturkan, sejatinya saat membeli rumah tidak hanya membayar DP semata, namun ada tambahan biaya lainnya.

Dia mengatakan, adapun biaya tersebut di antaranya untuk pajak, balik nama, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), biaya notaris, provisi, dan lain-lain.

“Kalau mau kasar (total) 6-7 persen dari maksimal kredit yang mesti disiapin kurang lebih rata-rata. Kalau kredit Rp 300 juta, 6 persen kali Rp 300 juta jadi 18 juta dia harus siap. Di luar DP,” kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Sementara, Bank BTN sendiri menawarkan DP 5 persen kepada nasabah untuk rumah nonsubsidi. Sehingga, biaya awal untuk membeli rumah ialah 5 persen untuk DP ditambah 6 persen dari biaya lain-lain sehingga totalnya 11 persen. Apabila harga rumah Rp 300 juta, maka biaya awal yang dibayarkan sekitar Rp 33 juta.

“Kurang lebih begitu segitu, bisa dibilang 5 persen ditambah 6 persen kurang lebih 11 persen nggak mahal juga,” ujar dia.

Sebab itu, dia mengimbau kepada masyarakat yang ingin membeli rumah menabung terlebih dahulu. Sehingga, beban yang ditanggung tidak terlalu berat.

“Memang harus dipikirkan ada tabungan ya kalau enggak jreng. Apalagi kalau harga rumah Rp 300 juta, uang muka 5 persen berarti Rp 15 juta tambah 6 persen Rp 18 juta berarti harus punya Rp 33 juta untuk dapat rumah terus langsung kredit kurang lebih segitu,” tutup dia.

Baca artikel selengkapnya: liputan6.com

KPR Syariah vs konvensional

KPR Konvensional vs Syariah

KPR Konvensional vs Syariah • KPR adalah salah satu produk kepemilikan rumah yang dikembangkan oleh dunia perbankan di indonesia. Produk KPR tidak hanya dimonopoli oleh bank konvensional saja, tetapi juga sudah dijalankan oleh bank syariah.

Produk KRP pertama kali diperkenalkan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk. Yang pada awalnya menggunakan instrumen bunga sebgai alat untuk memperoleh keuntungan dari produk tersebut. Setelah BTN membuka Unit Usaha Syariah (UUS), produk KPR yang dijual disesuaukan dengan konsep sayriah, baik mengenai akadnya maupun mekanisme transaksinya.

Produk KPR pada perbankan konvensional dipahami sebagai kredit Perumahan Rakyat yang akadnya didasarkan pada prinsip pinjam-meminjam (credit and qard) dengan memanfaatkan bunga sebagai variabelnya. Hubungan yang terjalin antara pihak bank dan nasabah yang mengambil produk KPR ini hubungan antara pihak creditor dan pihak debitor. Pihak bank mengucurkan pinjaman bagi nasabah yang dimanfaatkan untuk keperluan KPR.

Karakteristik utama dari bank konvensional adalah membebani bunga kepada debitor atas uang yang digunakan. Jenis KPR yang terdapat di bank konvensional:

KPR fix

KPR Fix yaitu KPR dengan bunga yang tetap dari awal sampe akhir masa pinjaman. Dengan demikian, risiko kenaikan suku bangsa dapat dihindari. KPR Fix di bank konvensional biasanya diterapkan pada KPR subsidi yang merupakan program dari pemerintah.

KPR Fix dan floating

KPR Fix dan floating yaitu KPR dengan menghitung bunga kombinasi antara bunga tetap dengan bunga mengambang. Jadi pda awal periode bunga yang dikenakan adalah tetap, dan setelah melewati jangka waktu yang ditetapkan, maka suku bunga menjadi suku bunga mengambang. Hal ini dilakukan untuk menarik nasabah yang tergiur pada bunga rendah diawal masa pinjam.

KPR Fix, cap, cap, dan float.

Yaitu KPR yang menghitung bunganya mirip dengan KPR fix dan floating, namun ditengah masa fix dan floating, ada masa bunga cap.

Dalam masa tersebut, suku bunga dapat naik namun dibatasi pada tingkat tertentu. Misalnya suku bunga fix 8 persen tiga tahun dan cap 9 persen tiga tahun lalu selanjutnya floating, artinya dapat tahun kedua suku bunga hanya dapat naik maksimal mencapai 9 persen meskipun dalam kondisi pasar suku bunga yang seharusnya misalnya adalah 10 persen. Setelah melewati masa enam tahun, maka suku bunga baru melebihi 9 persen.

Ajukan Sekarang

Untuk mempercepat proses pengajuan, Mohon isi semua data dibawah dengan benar



Memiliki Tunggakan kredit / Masalah BI Checking?
TidakYa

KPR float

sesuai namanya yaitu KPR dengan bunga mengambang dari awal masa pinjaman mengikuti tingkat bunga pasar.

Bank konvensional mengambil keuntungan dari bunga pinjaman yang dikenakan kepada nasabah.

KPR Konvensional vs Syariah

Disinilah letak ketidaksesuaian apa yang diperaktikkan perbankan konvensional dengan kosep ekonomi syariah yang prinsip utamanya melarang keras praktik bunga bank. Bunga yang diperaktekkan oleh perbankan konvensional merupakan riba yang ada dalam ajaran islam, yaitiu bagian dari riba nasi’ah. Pada dasarnya, model pinjam-meminjam dengan memakai prinsip qaid diperbolehkan dalam ajaran islam dengan catatan tanpa memungut tambahan (ziyadah), baik dengan memakai istilah bunga maupun menggunakan istilah yang lain, yang intinya merupakan tambahan dari yang pokok. Jika masih tetap mengharuskan adanya tambahan, berarti praktek tersebut sudah menyerupai riba yang diharamkan dalam ajaran Islam.

Baca Juga: Promo KPR

Produk KPR perbankan syariah adalah hubungan antara penjual (al-ba’iu) dan pembeli (musytari). dalam hal ini, bank syariah sebagai pihak penjual yang menjuall produk KPR kepada nasabah, sedangkan nasabah sebagai pihak pembeli. Oleh karena prinsip yang digunakan dalam model ini adalah jual-beli, kelaziman pada akad jual-beli memungkinkan adanya proses tawar-menawar antara pihak bank dan nasabah. Jenis KPR yang ada di bank syariah:

  • KPR dengan akad jual beli (murabahah), merupakan KPR di mana bank menetapkan margin dari harga jual rumah. Besarnya margin ditentukan oleh jangka waktu cicilan yang telah disepakati. Karena margin telah ditentukan di awal, maka besarnya cicilan setiap bulan akan tetap dari awal sampai lunas. KPR ini juga paling umum digunakan bank syariah karena paling mudah dipahami masyarakat.
  • KPR akad sewa beli (Ijarah Muntahia Bittamlik/IMBT), adalah KPR dengan konsep sewa bali dimanan nasabah dianggap menyewa rumah pada abnk dan pada masa akhir cicilan memiliki pilihan untuk membeli rumah tersebut.
  • KPR akad kepemilikan bertahap (Musyarakah Mutanaqisah), yaitu KPR dengan konsep kepemilikan bertahap. Jadi bank dan nasabah sama-sama membeli rumah, lalu porsi kepemilikan bank akan berkurang secara bertahap seiring dengan pembayaran cicilan oleh nasabh pada bank.

Untuk KPR Murabahah uang muka minimal 30 persen, sedangkan menurut IMBT dan MMQ besar uang muka minimal 20 persen dari harga rumah. Sementara dari sisi penalti, juga terdapat perbedaan antara bank konvensional dan bank syariah. Pada bank konvensional, pelunasan diawal biasanya dikenakan penalti karena dianggap mengurangi potensi pendapatan. Sementara pada bank sayraiah, pelunasan dipercepat tidak dikenakan penalti karena nilai transaksi sudah ditentukan diawal.

Dalam hal ini, terliaht bahwa bank syariah mempunyai madat yang luas dibandingkan dengan madat yang dimiliki oleh bank konvensional. Sesuai dengan peraturan yang ada, bank syariah diperbolehkan melakukan transaksi jual-beli. Adapun bank konvensional tidak diberi wewenang untuk melaukan transaksi jual-beli. Realiat ini sebagai konsekuensi dari pelaksanaan ayat Al-Qur’an tentang menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba.

 

Baca Selengkapnya di depokpos.com

KPR Bebas Bunga maybank

KPR Bebas Bunga MayBank

KPR Bebas Bunga adalah Jenis KPR dari mayBank yang merupakan kombinasi pembayaran KPR dengan rekening tabungan milik Anda dan keluarga yang memiliki tabungan di bank Maybank

Nantinya, uang yang ada di tabungan tersebut, untuk mengurangi beban bunga KPR hingga terbebas dari bunga dan dapat mengurangi pokok pinjaman KPR nya. Efeknya, nasabah dapat memperpendek jangka waktu pinjaman untuk KPR yang telah diajukan.

Dengan memilih fasilitas KPR dari bank Maybank ini, maka nasabah akan memperoleh beberapa manfaat, seperti :

  • Untuk mengurangi pokok pinjaman, sebanyak 75% dari tabungan dijadikan pengurang bunga KPR terkait
  • Rekening pinjaman untuk KPR dapat dihubungkan dengan maksimal 7 rekening tabungan lainya
  • Perhitunganya, semakin besar jumlah tabungan, semakin kecil bunga KPR yang harus dibayarkan
  • KPR nya akan lebih cepat lunas

Adapun keuntungan yang didapat dengan memilih KPR inj, adalah:

  • Proses pengajuan yang mudah dan cepat
  • Jaringan developer yang luas dan tersebar di Indonesia
  • Suku bunga yang kompetitif
  • Jangka waktu pinjaman yang lama hingga 30 tahun

Suku Bunga KPR Bebas Bunga

Suku bunga KPR Bebas Bunga menerapkan suku bunga fixed dan floating sama seperti suku bunga kepemilikan properti pada KPR Floating rate dan KPR Tenor 30 tahun, ditambah +0,50%.

Jadi, jika nasabah memilih KPR Bebas Bunga, maka dalam cicilan KPR nya, akan membayar bunga fixed (angsuran tetap) setelah jangka waktu yang ditentukan suku bunganya menjadi floating (angsuran berubah mengikuti bunga bank indonesia). Jadi KPR Bebas bunga memberlakukan suku bunga 11.00% + 0.50% untuk KPR Bebas Bunga.

Simulasi KPR Bebas Bunga

Untuk lebih jelasnya, kita akan membandingkan KPR Jenis lainya, dengan KPR Bebas bunga. Pada simulasi ini, Anda dapat melihat bagaimana Saldo gabungan yang menjadi andalan KPR Bebas bunga ini, mengurangi cicilan KPR Anda.

KPR Lainya

Cicilan Ke Tanggal Pinjaman Bunga Pokok Total Cicilan
0 5 Maret 2012 200.000.000 0 0 0
1 5 April 2012 197.330.887 1.458.334 2.669.113 4.127.447
6 5 Sept 2012 183.690.533 1.359.593 2.767.854 4.127.447
37-48 5 April 2015 47.259.619 6.215.455 43.313.903 49.529.358
60 5 Maret 2017 0

KPR Bebas Bunga

Cicilan ke tanggal Saldo gabungan pinjaman bunga pokok Total cicilan
0 5 Maret 2012 266.666.600 200.000.000 0 0
1 5 April 2012 261.163.340 195.872.554 0 4.127.447 4.127.447
6 5 Sept 2012 233.647.039 175.114.277 0 4.127.447 4.127.447
37-48 5 April 2015 2.510.099 488.215 0 49.529.358 49.529.358
49 5 April 2016 0 0 0 0 0
50 5 Mei 2016

Melihat tabel simulasi di atas, kita bisa melihat bahwa salah satu kelebihan dari KPR bebas bunga, Nasabah benar-benar tidak dibebankan bunga KPR, karena sudah dibayarkan oleh Saldo tabungan yang jumlahnya lebih besar dari total pinjaman untuk KPR itu sendiri.

Jika pada KPR lainya, cicilan nasabah baru akan lunas pada cicilan ke-60 di tahun 2017, namun, pada KPR Bebas Bunga, cicilan KPR nasabah sudah bisa lunas di cicilan ke 49 di tahun 2016.

Itulah sebabnya, jika nasabah memiliki keluarga yang juga menjadi nasabah bank Maybank, serta memiliki tabungan disana, saldo Anda bisa di gabungkan dengan mereka. Cicilan KPR juga akan lebih cepat lunas.

Syarat Umum KPR Bunga Bebas

Berikut ini persyaratan umum untuk KPR Bunga Bebas, yang harus dipenuhi oleh nasabah :

  • Nasabah berusia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun (karyawan), 65 tahun (wiraswasta)
  • Memiliki penghasilan rutin
  • Pengalaman kerja minimal 2 tahun atau 3 tahun untuk pengusaha atau profesional
  • Bertempat tinggal, bekerja dan objek jaminan harus berada di lokasi operasional Bank Maybank

Selain itu, dokumen yang harus dikumpulkan oleh karyawan, wiraswasta dan profesional, untuk pengajuan KPR Bebas Bunga ini adalah :

  • Fotokopi Identitas Suami Istri
  • Fotokopi akta nikah/akta cerai/akta cerai mati/ perjanjian pranikah
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat keterangan kerja asli dan slip gaji asli dari tempat bekerja
  • Fotokopi surat izin praktek (untuk profesional)
  • Fotokopi akta pendirian perusahaan, SIUP, TDP, NPWP
  • Surat pemesanan rumah (bagi rumah baru)
  • Setifikat rumah, IMB, gambar denah bangunan, PBB (untuk rumah second)

Kelebihan dari KPR Bebas bunga adalah pelunasanya bisa lebih cepat, dengan adanya penggabungan saldo tabungan dari keluarga yang menabung di bank Maybank. Suku bunganya juga cukup ringan. Adapun kekuranganya, selain membayar cicilan KPR, Anda juga harus rajin menabung di bank Maybank.

promo kpr hana bank

Promo KPR Hana Bank Agustus 2017

Promo KPR Hana Bank Agustus 2017 • Sedang mencari rumah dan berniat untuk mengajukan Kredit Rumah? Bank KEB Hana memberikan promo KPR dengan suku bunga KPR rendah hanya 5,99% Fix untuk 2 tahun pertama.

 

Promo KPR HANA BANK

Promo KPR HANA BANK terbaru ini memberikan promo cicilan KPR murah dan bunga ringan dan tetap hanya 5,99% untuk 2 tahun pertama periode KPR

Artinya, selama 2 tahun pertama, bunga KPR anda hanya sebesar 5,99% dan tidak akan naik selama 2 tahun tersebut.

 

 

Simulasi

Jika menggunakan kalkulator KPR HANA BANK dan simulasi KPR HANA BANK maka perhitungan KPR untuk plafon pinjaman sebesar 500juta dan tenor 15 tahun adalah sebagai berikut:

  • Plafon Pinjaman Rp 500juta
  • Jangka Waktu 15 tahun
  • Angsuran tahun 1 – 2 Rp 4.216.584

Angka tersebut simulasi dan hanya merupakan estimasi biaya. Jika Anda ingin menghitung simulasi KPR HANA BANK dengan nominal berbeda dari nilai di atas, anda bisa menghitung menggunakan Kalkulator KPR HANA BANK

Setelah masa promo berakhir, maka angsuran tahun ke 6 sampai dengan tahun ke 15 akan mengikuti suku bunga floating (suku bunga berjalan). dimana suku bunga Bank bisa mengalami kenaikan atau penurunan yang akan mempengarui besar cicilan KPR rumah Anda.

Sebagai perbandingan, Anda bisa membaca Promo KPR Terbaru

Anda tertarik untuk mengikuti promo kpr Hana Bank ini? Sebelum itu, disarankan untuk membaca dan memahami artikel ini. agar Anda tidak merasa kecewa dikemudian hari.

Ajukan KPR Hana Bank Online

Ajukan Sekarang

Untuk mempercepat proses pengajuan, Mohon isi semua data dibawah dengan benar



Memiliki Tunggakan kredit / Masalah BI Checking?
TidakYa

Hubungi Marketing

087777 397418

indonesia property expo 2017

Indonesia Property Expo 2017

Indonesia Property Expo 2017 JCC Jakarta • 12 – 20 Agustus 2017 • Berburu Perumahan Murah di Indonesia Property Expo 2017

Lokasi Pameran Indonesia Property Expo 2017

Tips Berburu Properti Murah di Pameran Indonesia Property Expo 2017

Anda sedang mencari perumahan terbaik, dengan harga yang tepat serta lokasi yang strategis dan model yang sesuai harapan, bersiap-siaplah untuk mengunjungi Indonesia Property Expo 2017 yang akan digelar di Jakarta Convention Center, pada 12 hingga 20 Agustus nanti.

Disana, anda bisa mendapatkan berbagai macam informasi seputar Properti terkini. Tidak hanya itu, ratusan pengembang yang sudah ternama juga akan hadir dalam pameran ini. Properti berupa perumahan mewah serta perumahan BUMN juga akan hadir melengkapi Pameran properti terbesar di Indonesia tahun ini.

Pameran Indonesia Property Expo 2017 ini tentunya juga akan memenuhi kebutuhan anda, yang mungkin sedang mencari properti berupa perumahan yang murah serta pilihan Investasi lainya. Kemudian, akan ada pembagian hadiah dan promosi besar-besaran yang ditawarkan kepada para konsumen berupa tingkat suku bunga KPR Rendah serta kemudahan bagi para calon konsumen yang ingin mendapatkan rumah dengan cara KPR.

Kebutuhan masyarakat akan rumah dan perumahan, atau jenis hunian lainya sekarang ini cukup meningkat. Hunian dengan konsep modern yang ditawarkan dengan harga yang cukup terjangkau, tentunya menjadi fokus sebagian besar konsumen ketika mengunjungi Pameran Properti sekelas Indonesia Property Expo 2017. Karena banyaknya pengembang serta proyek perumahan yang akan hadir dalam event tersebut, ada baiknya para calon konsumen mempelajari beberapa Tips untuk berburu properti murah di Pameran tersebut.

Berburu Properti Murah di Indonesia Property Expo 2017

Ada beberapa Tips yang penting untuk anda ketahui, sebelum pergi berburu properti murah di Indonesia Property Expo 2017 nanti. Siapa tahu dengan mengikuti Tips ini, anda bisa lebih maksimal untuk mendapatkan rumah impian yang sesuai dengan budget anda. Berikut tipsnya :

Cari Rumah Bersubsidi

Rumah bersubsidi adalah rumah yang memiliki harga murah, karena sebagian besar dananya telah ditanggung oleh Pemerintah (Subsidi). Karena harganya yang cukup merakyat ini, tidak heran begitu banyak masyarakat yang berminat untuk memiliki hunian tersebut. Harga rumah bersubsidi yang ditawarkan berkisar dari harga Rp. 125 jutaan.

Selain itu, pembelianya juga bisa dicicil mulai dari Rp. 1.9 Jutaan/bulan, untuk mendapatkan rumah tipe 30/70 meter persegi. Pantas saja jika rumah bersubsidi ini sangat diminati dan anda bisa menemukan rumah jenis ini di even Indonesia Property Expo 2017.

Temui Developer terkait, dan lakukan pembayaran DP sebagai tanda jadi, jika anda ingin membeli rumah bersubsidi ini, sebelum kehabisan.

Mencari Penawaran Bunga Paling Rendah

Karena event sekelas Indonesia Properti Expo 2017 ini menghadirkan berbagai jenis Proyek perumahan, serta pengembang terkemuka dalam sektor properti, beberapa Bank juga akan hadir di dalamnya, berkaitan dengan penawaran KPR untuk masing-masing properti tersebut.

Sebut saja Bank BTN yang cukup populer dalam penawaran KPR nya. Dalam pameran properti terbesar ini, Bank BTN bersama Bank-Bank lainya menawarkan Promo Suku bunga khususnya untuk KPR, yang lebih rendah dari suku bunga di pasaran. Misalnya saja, suku bunga KPR di pasaran saat ini mencapai 10%, di pameran Bank BTN bisa menawarkan suku hingga 5% dengan uang muka yang ringan sebesar 10% – 15%.

Mencari Properti yang Berdiskon

Dengan mengunjungi Indonesia Property Expo 2017, adalah saat yang tepat untuk menemukan beberapa properti yang sedang diskon.

Diskon ini biasanya berlaku untuk anda yang mengajukan KPR saat melakukan deal untuk pembelian rumah lewat event properti tersebut. Diskon yang diberikan hingga 50%, ditambah dengan diskon 20% khusus untuk premi asuransi jiwa. Menurut informasi terbaru, anda juga bisa mendapatkan diskon 50% untuk pindah barang ke rumah baru anda, dengan jasa GO Box, jika anda membeli rumah dari event tersebut.

Memilih Lokasi dengan Akses Transportasi yang Mudah

Ketika memilih rumah, salah satu yang jadi pertimbangan adalah lokasi yang strategis serta dekat dengan sarana transportasi yang mudah. Di Indonesia Property Expo 2017, telah tersedia beberapa properti yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi dan Tanggerang. Anda bisa memilih salah satu properti yang berada di kawasan tersebut, dengan terlebih dulu berkonsultasi dengan pihak marketing dari masing-masing properti yang ada.

Pilih Untuk Jadi Pembeli Pertama

Anda bisa lebih beruntung lagi dalam hal pembelian properti di Indonesia Properti Expo 2017, dan berhak mendapatkan berbagai keuntungan , jika anda masuk dalam daftar pembeli pertama. Penawaran atau promo khusus pembeli pertama ini biasanya berbeda-beda, tergantung dari pihak Developer Propertinya masing-masing. Kuota untuk pembeli pertama properti ini umumnya berkisar 10 hingga 30 orang pertama. Keuntungan yang didapat berupa hadiah menarik.

Perhatikan Reputasi dari Developer yang dipilih

Perlu anda ketahui, bahwa memilih Properti yang baik, tentunya diawali dengan memilih Developer atau pengembang yang juga memiliki track record yang baik. Baik buruknya Developer perumahan atau proyek hunian, bisa kita lihat dari proyek yang mereka pernah selesaikan. Developer terbaik juga biasanya sudah cukup terkenal di dunia Properti. Pastikan anda memilih Developer terbaik, agar dana anda lebih aman serta penyelesaian proyek rumah lebih cepat.

Jadi segera catat tanggalnya, mulai 12 – 20 Agustus 2017, Indonesian Property Expo 2017 akan digelar di JCC (Jakarta Convention Center). Pastikan anda mendapatkan jenis Properti yang diinginkan, dan mendapat KPR dengan suku bunga yang rendah, Ditambah lagi berbagai macam hadiah menarik untuk anda yang menjadi pembeli pertama. Jangan sampai anda lewatkan pameran properti terbesar di Indonesia ini.

KPR BTN Syariah

KPR BTN Syariah

KPR BTN Syariah • Cara Ajukan KPR BTN Syariah dengan Cepat dan Mudah

Memilih KPR lewat Bank Syariah adalah salah satu alternatif yang bisa Anda coba, bila tidak ingin mengajukan KPR di Bank Konvensional. Umumnya, orang lebih memilih KPR di bank syariah karena tidak ada sistem bunga yang dibebankan seperti di bank konvensional. Tapi, bank syariah menggunakan sistem yang sesuai dengan syariat islam, yaitu dengan Akad Murabahah. Selain akad tersebut, beberapa bank syariah lain juga menggunakan jenis akad lainya seperti Mudharabah dan isthisna namun umumnya akad murabahah yang digunakan.

Hal penting lainya dalam pengajuan KPR lewat bank syariah adalah mengenai manfaat yang diperoleh di dalamnya. Bank syariah tentunya menawarkan beragam keuntungan untuk nasabah yang mengajukan KPR tersebut. Proses pengajuan yang tentunya cukup mudah, serta tenor waktu yang cukup lama adalah manfaat yang bisa Anda dapatkan bila memilih KPR lewat bank syariah. Selain itu bank syariah juga memberikan pilihan pembayaran cicilan yang mudah, serta uang DP yang ringan.

KPR BTN Syariah

Bank BTN Syariah adalah salah satu Bank Syariah terbaik dan terpercaya, dalam hal pembiayaan kepemilikan rumah dan jenis hunian lainya. Sebagai Bank yang memang memiliki berbagai jenis fasilitas pembiayaan perumahan, Bank BTN Syariah selalu bisa menyesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan nasabahnya. Beberapa fasilitas pembiayaan untuk hunian yang ditawarkan di Bank BTN Syariah sebagai berikut :

  1. KPR BTN Platinum iB
  2. KPR BTN Indent iB
  3. KPR BTN Sejahtera iB

Untuk masing-masing fasilitas pembiayaan tersebut, tentunya mewajibkan persyaratan tertentu yang berbeda. Namun, ketiga fasilitas tersebut dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan nasabah dalam hal pembiayaan perumahan, sesuai dengan kebutuhan dan keadaan keuangan nasabahnya.

Ajukan Sekarang

Untuk mempercepat proses pengajuan, Mohon isi semua data dibawah dengan benar



Memiliki Tunggakan kredit / Masalah BI Checking?
TidakYa

KPR BTN Platinum iB

KPR BTN Platinum iB adalah pembiayaan KPR untuk jenis hunian seperti rumah, apartemen, rukan,ruko dan lain sebagainya. Jenis KPR ini menggunakan Akad murabahah atau jual beli. Pihak Bank BTN Syariah sebagai pemberi dana pembiaayaan, akan membeli properti yang diinginkan nasabah. Kemudian, nasabah selanjutnya akan membayar cicilan kepada Bank BTN Syariah dengan margin yang telah ditentukan dalam kesepakatan awal.

Sebagai nasabah, anda yang mengajukan KPR ke Bank BTN Syariah akan mendapatkan beberapa keuntungan. Seperti nilai angsuran yang tetap hingga akhir massa waktu, tenor waktu angsuran hingga 15 tahun maximal, nasabah cukup membayar uang muka yang ringan hanya 10% karena 80% pembiayaan ditanggung oleh pihak Bank. pembiayaan KPR BTN Platinum iB ini juga berlaku untuk rumah baru maupun rumah second.

 

KPR BTN Indent iB

Selain KPR Platinum iB, Bank BTN Syariah juga memiliki fasilitas lainya yaitu KPR BTN Indent iB. Pembiayaan KPR ini khusus untuk nasabah yang ingin membeli rumah secara Indent atau berdasarkan pesanan nasabah itu sendiri. Dalam hal ini pihak Bank BTN Syariah menggunakan Akad Istishna atau akad jual beli berdasarkan pesanan. Nasabah nantinya berkewajiban untuk mengembalikan pembiayaan dalam bentuk cicilan perbulan, sama seperti KPR Platinum iB sebelumnya, hanya saja nasabah diberikan jeda waktu untuk mulai mencicil rumahnya.

Keuntungan yang didapat oleh nasabah, jika memilih KPR BTN Indent iB hampir sama dengan KPR Platinum iB. Mulai dari uang muka yang ringan, cicilan hingga 15 Tahun maksimal, pembiayaan pihak Bank BTN Syariah sebesar 80% dan juga proses pengajuan yang cepat dan mudah.

KPR BTN Sejahtera iB

Berbeda dengan dua fasilitas KPR sebelumnya, Bank BTN Syariah juga memiliki fasilitas KPR BTN Sejahtera iB, sebagai pembiayaan perumahan untuk nasabah yang masuk kategori berpenghasilan rendah. KPR ini disepakati dengan menggunakan Akad Murabahah atau jual beli.khusus KPR BTN Sejahtera iB ini, umumnya ada dua jenis rumah yang akan di KPR kan, yaitu untuk nasabah yang gaji pokoknya dibawah Rp. 4 Juta, mendapat rumah sejahtera Tapak, dan untuk gaji pokok tidak lebih dari Rp.7 juta mendapat rumah sejahtera Rusun.

Keuntungan yang bisa diperoleh nasabah yang mengambil KPR BTN Sejahtera iB ini tentu saja akan lebih ringan dibanding fasilitas lainya. Anda dapat membayar DP mulai dari 1%, hingga cicilan fixed sebesar 5% selama periode kredit. Anda juga akan memperoleh perlindungan Asuransi, dari Asuransi jiwa dan kebakaran. Pihak Bank BTN Syariah tidak akan membatasi minimal penghasilan nasabah untuk bisa memilih KPR BTN Sejahtera setidaknya nasabah harus memiliki pekerjaan tetap.

Baca Juga : Promo KPR Terbaru

Simulasi KPR Bank BTN Syariah 2017

Untuk lebih mudah dalam memahami KPR Bank BTN Syariah, berikut ini tabel simulasi KPR BTN Syariah secara umum, dari Plafond terendah Rp. 40 juta, hingga Plafond tertinggi Rp. 1 Miliar. Tenor waktu angsuran 5 hingga 15 tahun.

Pinjaman 5 tahun 7 tahun 9 tahun 10 tahun 15 tahun
40 juta Rp.889.800 Rp.712.500 Rp.621.000 Rp.591.400 Rp.526.000
100 juta Rp.2.224.500 Rp.1.781.400 Rp.1.552.500 Rp.1.478.400 Rp.1.315.000
500 juta Rp.11.059.200 Rp.8.839.800 Rp.7.691.200 Rp.7.318.900 Rp.6.729.200
700 juta Rp.15.482.900 Rp.12.375.700 Rp.10.767.600 Rp.10.246.400 Rp.9.292.700
1 Miliar Rp.22.118.400 Rp.17.679.600 Rp.15.362.400 Rp.14.637.700 Rp.12.900.000

Persyaratan KPR Bank BTN Syariah dan KPR Indent iB

Syarat KPR BTN Platinum iB :

  • Wajib mengisi formulir permohonan
  • Menyertakan Fotokopi Identitas (KTP,KK.Akta nikahh)
  • Menyertakan fotokopi slip gaji/surat keterangan penghasilan
  • Menyertakan fotokopi SK pegawai atau surat keterangan bekerja dari Perusahaan
  • Menyertakan fotokopi sirat SIUP,TDP,Akte pendirian, Surat Izin usaha, NPWP untuk wiraswasta
  • Sertifikat SHM, SHGB (sebagai jaminan)
  • IMB dan PBB (sebagai Jaminan)

Syarat KPR BTN Sejahtera iB

  • Pemohon adalah WNI berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Memiliki NPWP dan SPT pribadi sesuai UU yang berlaku
  • Telah bekerja / memiliki usaha minimal 1 tahun
  • Memiliki penghasilan yang cukup untuk membayar angsuran hingga lunas
  • Pemohon dan pasangan belum memiliki rumah
  • Pemohon belum pernah menerima subsidi dari pemerintah untuk kepemilikan rumah

Persyaratan Dokumen KPR BTN Sejahtera iB untuk Pegawai dan Wiraswasta

  • Formulir untuk aplikasi pembayaran yang disertai dengan photo diri dan pasangan
  • Fotokopi KTP pemohon dan pasangan, copy surat nikah atau copy surat cerai
  • Slip Gaji asli 3 bulan terakhir dan SK pegawai atau Surat keterangan bekerja
  • Surat keterangan penghasilan atau surat keterangan usaha dari pihak terkait
  • Fotokopi NPWP dan SPT terakhir pemohon
  • Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat pernyataan belum memiliki rumah dari pemohon dan pasangan
  • Surat pernyataan belum pernah menerima subsidi dari pemerintah untuk kepemilikan rumah

Khusus untuk KPR BTN Sejahtera iB ini, pemohon juga wajib membayar beberapa biaya, seperti biaya administrasi, biaya notaris dan Apprasial.

Mengajukan KPR lewat Bank BTN Syariah ternyata memang cukup mudah dan beragam. Anda tinggal pilih, jenis KPR mana yang sekiranya cocok dengan keadaan keuangan Anda. pastikan seluruh persyaratan yang diminta agar dipenuhi, supaya proses pengajuan KPR makin lancar. Ingin ajukan KPR secara Onlie dengan mudah dan anti ribet, kunjungi kreditkpr sekarang juga!

Baca Juga:

  • kpr btn syariah tanpa uang muka
  • tabel angsuran kpr btn syariah
  • kpr btn syariah 2017
  • syarat kpr btn syariah
  • simulasi kpr bank btn
  • produk btn syariah
  • kalkulator kpr btn syariah
  • lowongan btn syariah
KPR Tenor 30 Tahun maybank

KPR Tenor 30 tahun MayBank

KPR Tenor 30 Tahun • Jenis KPR selanjutnya yang ditawarkan bank Maybank adalah KPR Tenor 30 tahun. KPR ini adalah pembiayaan dari Maybank untuk kepemilikan properti seperti rumah , apartemen, kavling,ruko atau konstruksi (renovasi sendiri). Disebut KPR tenor 30 tahun, karena salah satu keuntungan memilih KPR ini, Anda mendapatkan waktu tenor cicilan yang panjang, hingga 30 tahun.

Selain massa waktu cicilan yang cukup lama, KPR ini juga memberikan manfaat lainya, seperti dijelaskan berikut ini:

  • Proses kredit yang sangat cepat dan mudah
  • Mengisi aplikasi dilakukan secara langsung di kantor cabang Maybank di seluruh Indonesia
  • Persetujuan prinsip dengan wawancara, selesai dalam waktu 30 menit saja.
  • Bekerjasama dengan banyak developer properti terbaik di Indonesia
  • Suku bunga yang kompetitif
  • Plafon kredit yang cukup besar minimal Rp. 100 juta

Suku Bunga KPR Tenor 30 Tahun

Untuk KPR Tenor 30 Tahun atau Kredit kepemilikan properti, menerapkan suku bunga jenis Fixed. Suku bunga ini sifatnya cenderung tetap untuk jangka waktu 2 tahun pertama. Setelah memasuki cicilan 3 tahun, 6 tahun dan 10 tahun, suku bunganya mengalami perubahan dan mengikuti BI rate.

Suku bunga untuk KPR yang berlaku saat ini sebesar 11.00% fixed. Suku bunga ini mengalami penurunan sebesar 1%, setelah sebelumnya mencapai 12.00 %. Adapun perhitungan persentase bunga fixed ini bisa dilihat pada tabel simulasi.

Simulasi KPR Tenor 30 Tahun

Anda bisa melihat perubahan suku bunga fixed pada KPR Tenor 30 tahun ini, mengalami perubahan setelah memasuki periode cicilan 3 tahun, 6 tahun dan 10 tahun. Kenaikan tersebut terjadi karena pada tahun ke-3 cicilan suku bunganya mengikuti suku bunga bank indonesia dan menjadi suku bunga floating.

11.00 % fix 1 tahun
11.00 % fix 2 tahun
11.25% fix 3 tahun
11.25% fix 4 tahun
11.25% fix 5 tahun
11.35% fix 6 tahun
11.35 % fix 7 tahun
11.50 % fix 10 tahun

Persyaratan Umum KPR Tenor 30 Tahun

Berikut ini persyaratan umum untuk KPR tenor 30 tahun, yang harus dipenuhi oleh nasabah :

  • Nasabah berusia minimal 21 tahun dan maksimal 30 tahun
  • Berstatus sebagai karyawan tetap pada perusahaan yang dikenal
  • KPR untuk pembelian rumah baru atau rumah bekas
  • Rumah dan apartemen saja yang dijadikan jaminan
  • Berlaku untuk KPR Konvensional dan KPR Syariah
  • Suku bunga bisa Fixed atau Floating rate

Selain itu, dokumen yang harus dikumpulkan oleh karyawan, wiraswasta dan profesional, untuk pengajuan KPR Tenor 30 tahun ini adalah :

  • Fotokopi Identitas Suami Istri
  • Fotokopi akta nikah/akta cerai/akta cerai mati/ perjanjian pranikah
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat keterangan kerja asli dan slip gaji asli dari tempat bekerja
  • Fotokopi surat izin praktek (untuk profesional)
  • Fotokopi akta pendirian perusahaan, SIUP, TDP, NPWP
  • Surat pemesanan rumah (bagi rumah baru)
  • Setifikat rumah, IMB, gambar denah bangunan, PBB (untuk rumah second)

Kelebihan KPR Tenor 30 tahun dari Maybank ini adalah proses pengajuanya yang bisa dibilang sangat cepat, dibandingkan dengan jenis KPR lainya. Anda dan pihak marketing bank Maybank, hanya melakukan wawancara untuk pembahasan prinsip KPR terkait, dan setelah deal pengajuan KPR sudah bisa dilakukan hanya dalam waktu 30 menit saja. Adapun kekuranganya, KPR ini kurang cocok untuk Anda yang berniat melakukan pelunasan cicilan KPR nya hingga usia pensiun. Maksimal usia nasabah untuk pelunasan KPR Tenor 30 tahun adalah 30 tahun.