Skip to main content
KPR Take Over Maybank

KPR Take Over Maybank

KPR Take Over MayBank • Istilah take over dalam KPR adalah tindakan untuk melakukan pengalihan KPR dari satu orang atau bank ke orang lainya atau pihak lain (Bank lainya) , secara resmi dan sah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Nasabah bisa mengalihkan KPR dari Bank lama, ke bank Maybank dengan mengikuti ketentuan pihak Maybank.

Dengan melakukan pengalihan KPR, maka nasabah memilih KPR Take Over Maybank. Beberapa keuntungan bisa didapatkan , selain suku bunga yang lebih ringan dari pada jenis KPR lainya, sebagai berikut :

  • Cicilan KPR Take Over menjadi lebih ringan, dengan suku bunga 9.00 % fix selama 2 tahun
  • Anda berhak mendapatkan tambahan dana untuk kebutuhan lainya
  • KPR Take Over Maybank, bebas biaya Provisi
  • Juga bebas biaya administrasi kredit
  • Jangka waktu pinjaman hingga 20 tahun
  • Suku Bunga KPR Take Over

KPR Take Over MayBank akan membebankan suku bunga pada nasabah, dengan ketentuan suku bunga 9.00% fix selama 2 tahun. Itu berarti, selama 2 tahun masa angsuran nanti, cicilan Anda akan dibebankan bunga +9.00% saja. Namun, setelah habis massa cicilan 2 tahun, memasuki tahun ke-3, suku bunga untuk KPR Take Over ini menjadi 13.49%. Nasabah juga dapat memilih suku bunga fix untuk 1 tahun,lalu tahun ke-2 akan dikenakan suku bunga floating yang mengikuti suku bunga bank indonesia, sebesar 12 bulan + 3.75%.

Simulasi KPR Take Over Maybank

Dengan mengacu pada ketentuan suku bunga KPR Take Over di atas, maka jika disimulasikan menurut kalkulator KPR Maybank untuk KPR Take Over adalah sebagai berikut :

Misalnya, setelah melakukan survey rumah yang akan di take over, pihak bank menaksir harga rumah tersebut sebesar Rp. 500 juta. Jika pihak Maybank mengcover sebesar 70%, maka sisa kredit nasabah yang melakukan take over ke Maybank Rp. 350 juta. Sisa pinjaman ke bank sebesar Rp. 200 juta, sementara harga jual rumah tersebut Rp. 450 juta.

Untuk bisa menyeimbangkan dengan harga jual Rp. 450 juta, maka nasabah harus membayar uang muka untuk take over ke Maybank ini, sebesar Rp. 100 juta. Dengan begitu, total harga jual dapat terpenuhi. Setelah dipindahkan ke KPR Take Over Maybank, barulah angsuran nasabah dikenakan suku bunga 9.00% fix selama 2 tahun dengan cicilan tetap. Dan memasuki tahun ke-3 suku bunganya menjadi floating dengan persentase yang berubah-ubah.

Syarat Umum KPR Take Over Maybank

KPR take over bisa diajukan oleh nasabah yang seorang karyawan, wiraswasta atau profesional. Yang penting, nasabah memiliki penghasilan rutin. Berikut syarat pengajuan secara umum:

  • WNI yang cakap hukum
  • Minimal berusia 21 tahun ketika mengajukan KPR, dan Makismal berusia 55 Tahun (karyawan) dan 65 tahun (wiraswasta) ketika pelunasan KPR dilakukan
  • Memiliki penghasilan perbulan
  • Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, atau minimal 3 tahun untuk pengusaha atau profesional
  • Lokasi tempat tinggalnya, atau objek yang akan dijaminkan berada di wilayah operasional yang ditentukan Maybank

Adapun dokumen pendukung untuk lancarnya proses pengajuan KPR Take Over Kredit ini sebagai berikut :

  • Fotokopi identitas (KTP) dan Kartu Keluarga (suami istri)
  • Fotokopi akta nikah/akta cerai/akta cerai mati/ perjanjian pranikah
  • Fotokopi NPWP atau SPT PPh 21 (pilih salah satunya)
  • Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat keterangan kerja asli dan slip gaji asli dari tempat bekerja
  • Fotokopi surat izin praktek (untuk profesional)
  • Fotokopi akta pendirian perusahaan, SIUP, TDP, NPWP
  • Surat pemesanan rumah (bagi rumah baru)
  • Setifikat rumah, IMB, gambar denah bangunan, PBB (untuk rumah second)
  • Kelebihan KPR Take Over Maybank dibandingkan KPR lainya adalah KPR Take Over memiliki suku bunga yang ringan di awal, sebesar 9.00% untuk 2 tahun pertama. Maka selama massa cicilan tersebut, nasabah bisa mengupayakan untuk memaksimalkan pendapatanya, agar bisa tetap melanjutkan cicilan pada tahun ke-3 yang akan lebih meningkat.

KPR Take Over Maybank juga bebas biaya admin dan biaya provisi. Nasabah bisa lebih menghemat keuanganya di awal KPR berlangsung. Adapun kekurangan dari KPR Take Over ini, adalah suku bunga yang meningkat cukup tinggi di tahun ke-3 cicilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *