Skip to main content
rumah susun tanjung barat

Rumah Susun Tanjung Barat

Rumah Susun Tanjung Barat • Lokasi dekat Stasiun Kereta Tanjung Barat  •  Harga mulai 200jutaan

Sektor property sepertinya tidak pernah berhenti untuk menelurkan karya property terbaiknya, demi memenuhi kebutuhan hunian bagi masyarakat. Saat ini, masyarakat juga dapat memilih sendiri jenis hunian yang diinginkan. Mulai dari perumahan elite, Apartemen, hingga rumah susun juga bisa menjadi alternatif hunian yang nyaman saat ini.

Dari beberapa alternative hunian tersebut, keberadaan rumah susun ternyata cukup diminati juga saat ini. Memiliki ciri yang hampir mirip dengan Apartemen, jenis hunian bertingkat ini dinilai sebagian masyarakat lebih hemat dan juga nyaman. Ada dua jenis rumah susun yang dikembangkan saat ini, yaitu Rusunami dan Rusunawa. Perbedaanya, terletak pada hak milik dan hak sewa saja.

Rumah Susun Tanjung Barat

rumah susun stasiun tanjung barat
Stasiun Kereta Tanjung Barat

Rusunami adalah tipe hunian bertingkat kategori pemerintah. Namun, belakangan istilah rumah susun ini diidentikan dengan rumah sederhana. Padahal rumah susun ini memiliki ciri yang hampir sama dengan Apartemen. Rumah susun milik sendiri ini juga belakangan dijadikan sebagai properti yang dikomersilkan dengan harga yang cukup tinggi.

Rusunami yang kini tengah popular, bahkan penjualanya laris manis sebelum dilaunching, adalah Rumah Susun Tanjung Barat, Jakarta. Rusunami ini belum resmi dipasarkan, namun peminatnya sudah banyak. Rumah susun sederhana milik (Rusunami) yang akan dibangun dengan konsep transit oriented development (TOD) yang berada di stasiun Tanjung Barat ini kabarnya sudah banyak dipesan oleh para peminat property Rusunami.

Tercatat, hingga saat ini sekitar 1.000 NUP (Nomor Unit Pesanan) sudah berada dalam daftar antrian. Menurut Dirut Pemasaran Perumnas, Muhammad Nawir, mengatakan bahwa sistem pengambilan NUP ini sudah dilakukan sejak dua minggu yang lalu, lewat acara pameran perumahan yang digelar di JCC Senayan, Jakarta.

Bagi masyarakat yang ingin mengambil NUP (Nomor Unit Pemesanan) harus membawa beberapa syarat yang diperlukan. Syarat tersebut berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan juga memberikan uang sebagai tanda jadi pemesanan sebesar Rp. 1 juta rupiah.

Masyarakat juga tidak perlu khawatir dengan adanya syarat uang sejumlah Rp. 1 juta tadi, sebab dana tersebut nantinya bersifat refundable. Artinya, masyarakat yang membatalkan pemesanan Unit tersebut, dapat mengambil kembali uang tersebut. Pengambilan uang karena pembatalan pesanan juga dapat diambil di stasiun Tanjung Barat.

Ternyata, masyarakat yang sudah memiliki NUP ini beruntung, karena mereka bisa mendapatkan kesempatan yang lebih awal untuk memilih unit rusunami yang akan ditempatinya nanti. pemesan dengan nomor urut yang kecil, akan lebih diprioritaskan dalam memilih tipe Rumah Susun Tanjung Barat yang diinginkan.

Hingga saat ini, Rencananya akan dibangun tiga tower Rusunami yang dibangun disekitar area seluas 15.244 m2 di Stasiun Tanjung Barat. Nantinya, tower ini untuk 1.232 Unit hunian, dengan jumlah lantai keseluruhan sebanyak 29 lantai. Untuk Anda yang berminat dengan Rumah Susun Tanjung Barat ini, sebaiknya cepat mengambil NUP, agar mendapatkan kesempatan memilih Rusunami lebih awal. Pengambilan NUP juga dapat dilakukan di stasiun Tanjung Barat.

Walaupun masyarakat yang sudah memiliki NUP cukup diunggulkan, namun mereka tetap harus melalui proses pengecekan sesuai syarat Rusunami yang diinginkan tersebut. Rusunami memang tipikal rumah sederhana, namun tidak semua diperuntukan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) saja.

Ada syarat khusus bagi peminat yang termasuk kategori MBR tadi, yaitu memiliki penghasilan maksimal Rp. 7 juta rupiah. Jika penghasilan Anda lebih dari itu, maka tidak bisa mengambil unit Rusunami yang khusus MBR. Untuk masyarakat MBR yang mengambil Rusunami secara kredit, akan diberikan skema FLPP dari bank BTN. Dari total 1.232 unit yang akan dibangun, sekitar 298 unit saja yang khusus MBR. Sisanya, untuk komersil dengan harga yang cukup mahal.

pembangunan rumah susun tanjung barat

Keunggulan Rumah Susun Tanjung Barat

Rumah Susun Tanjung Barat ini sepertinya memiliki keunggulan yang maksimal, hingga ribuan orang rela antre untuk bisa mengambil NUP dan memiliki hunian vertikal ini. nantinya, di dekat Rusunami ini akan dibangun zona komersial.

Di zona ini Anda bisa menemukan pusat Food and Beverage seperti kiosk dan juga akan dibuat area khusus pasar modern (retail) dan pasar tradisional juga. Selain itu, penghuni Rusunami Tanjung Barat nantinya akan memiliki area parkir sendiri, seluas 4.186 m2.

Tipe Rumah Susun Tanjung Barat Jakarta

Bagi Anda yang berminat untuk membeli Rusunami Tanjung Barat ini, ada informasi mengenai tipe Rusunami yang ditawarkan. Terdapat 2 tipe Rusunami, yaitu tipe studio dan tipe hunian. Untuk studio, memiliki 1 kamar dengan luas 22 m2, sedangkan tipe hunian memiliki 2 kamar dengan luas 32 m2.

Harga Rumah Susun Tanjung Barat Jakarta

Seperti telah diulas di atas, bahwa Rusunami ini dibangun untuk kebutuhan komersil dan sebagian untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), terdapat perbedaan harga jual untuk keduanya. Bagi MBR, harga jual yang ditawarkan adalah 9.2 juta/m2. Sedangkan untuk komersil sebesar 16 hingga 18 juta/m2. Adapun hak guna untuk kepemilikan Rusunami ini memiliki jangka waktu hingga 50 tahun.

Rencananya, proyek Rumah Susun Tanjung Barat ini akan mulai dipasarkan secara maksimal pada bulan September 2017 ini. Bagi Anda yang berminat untuk memiliki hunian berjenis Rusunami ini, bisa menghubungi pihak Marketing yang bersangkutan.

Lokasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *